top of page

HUNIAN

DAN BIAYA HIDUP

LATAR BELAKANG PROYEK

KONSEP HUNIAN

Dalam komunitas ini, terdapat tiga jenis hunian yang disediakan, yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan ekonomi penyewa atau pembeli. Hunian-hunian ini ditetapkan sebagai satu-satunya kategori hunian yang dapat didaftarkan secara resmi. Jika seseorang tinggal di luar jenis hunian yang tersedia, maka ia dianggap tidak memiliki hunian dalam sistem. Kebijakan ini dibuat untuk mempermudah pengelolaan administratif dan menghindari kerumitan jika harus menyediakan hunian berdasarkan permintaan individu.

1. Hunian Nagaya (長屋)

  • Kategori hunian sederhana dalam komunitas, yaitu deretan hunian komunal berbentuk rumah-rumah kecil berdempetan. Nagaya tersedia baik di Onogoro maupun di luar Onogoro. Tersedia tiga tipe unit dalam jenis hunian ini, yaitu Nagaya Koya (小屋), Nagaya Futatsuya (二屋), dan Nagaya Mitsuya (三屋).

  • Hunian paling terjangkau dalam sistem.

  • Dapat disewa atau dibeli dengan biaya rendah.

  • Cocok bagi individu yang mencari tempat tinggal sederhana dengan fasilitas standar.

2. Hunian Machiya (町家)

  • Kategori hunian kelas menengah dalam komunitas, berbentuk rumah bergaya tradisional urban Jepang. Bangunannya terbuat dari kayu, memiliki halaman kecil di belakang (naka-niwa), dengan tata ruang modular. Tersedia tiga tipe unit dalam jenis hunian ini, yaitu Machiya Hitotsuya (一屋)Machiya Futatsuya (二屋), dan Machiya Mitsuya (三屋).

  • Hunian dengan harga menengah, menawarkan ruang lebih luas dan fasilitas lebih baik dibanding Nagaya.

  • Dapat disewa atau dibeli sesuai kebutuhan penghuni.

  • Cocok bagi mereka yang menginginkan keseimbangan antara kenyamanan dan keterjangkauan.

3. Hunian Jōyashiki (上屋敷)

  • Kategori hunian eksklusif yang dirancang untuk menampung kelompok besar seperti klan keluarga atau komunitas penyihir tertentu dengan keterikatan sosial yang kuat. Struktur kompleks ini memfasilitasi kehidupan berkelompok secara harmonis, baik untuk kepentingan internal klan maupun hubungan sosial antar komunitas privat. Tersedia tiga tipe unit dalam jenis hunian ini, yaitu Jōyashiki Kotoyashiki (小屋敷), Jōyashiki Goyashiki (御屋敷), dan Jōyashiki Ōyashiki (大屋敷).

  • Hunian paling eksklusif, dengan fasilitas dan luas bangunan, serta jenis hunian yang jauh lebih besar dan berbeda dibanding dua kategori sebelumnya.

  • Hanya bisa dibeli, tidak bisa disewa.

  • Ditujukan bagi mereka yang menginginkan tingkat kenyamanan dan privasi lebih tinggi.

Penempatan Hunian, Benefit Area Tambahan, dan Biaya Furnitur

  • Semua jenis hunian bisa ditempatkan di mana saja, baik di dalam Onogoro maupun di luar Onogoro, sesuai ketentuan sistem.

  • Penghuni bebas menentukan lokasi rumah mereka, entah di distrik-distrik kota Takamagahara, desa, hutan, pegunungan wilayah Onogoro, atau di komunitas-komunitas sihir di berbagai prefektur Jepang daratan. 

  • Penempatan hunian di luar Pulau Onogoro memiliki ketentuan biaya tambahan tertentu, seperti portal.

  • Beberapa hunian memiliki benefit berupa area tambahan seperti penambahan peliharaan (pet), lahan berkebun, dan lahan berternak, diluar yang sudah dimiliki. Benefit hanya berlaku untuk hunian dengan status hak milik (beli).

  • Untuk hunian beli, saat pertama kali dihuni, setiap hunian dalam kondisi kosongan, sehingga penghuni perlu membayar biaya furnitur awal untuk mengisi rumah mereka dengan perlengkapan dasar.

Tantangan Hunian Sewa

Penyewa hunian akan menghadapi tantangan yang ditentukan langsung oleh Kantor Layanan Hunian. Tantangan ini muncul setiap 2 bulan sekali untuk tiap penyewa, dimulai sejak bulan ketiga sejak mulai menyewa.

  • Jenis Tantangan

    • Tantangan yang muncul bisa berasal dari kondisi hunian yang ditinggalkan penghuni lama, kejadian lingkungan sekitar, atau gangguan sihir yang khas dalam komunitas. Beberapa contoh tantangan:

      • Furnitur Bekas Penghuni Lama: Kasur berdecit, meja miring, atau lemari yang sering terbuka sendiri karena sihir sisa penghuni sebelumnya.​

      • Gangguan Sihir Lama: Ada efek sihir residual yang tertinggal, seperti suara-suara aneh di malam hari atau benda yang bergerak sendiri.

      • Efek Kutukan Sisa: Barang peninggalan penghuni lama memiliki efek sihir aneh yang harus dipecahkan.

  • Cara Menyelesaikan Tantangan

    • Penyewa harus menyelesaikan tantangan dengan plot minimal 10 replies.​

    • Tidak ada biaya tambahan, tetapi penyewa bisa memasukkan biaya naratif dalam plot (misalnya membeli bahan untuk perbaikan atau menyewa jasa spesialis kutukan, tanpa mengurangi isi rekening asli).

  • Pengumuman Tantangan

    • Setiap awal bulan, Kantor Layanan Hunian akan mengumumkan daftar penyewa yang mendapat giliran tantangan bulan itu (apabila ada). Tantangan ini harus diselesaikan dalam bulan berjalan, dengan cara melakukan plot penyelesaian sesuai ketentuan.​

    • Tantangan harus diselesaikan dalam bulan yang sama. Jika selesai tepat waktu, tidak ada konsekuensi.

    • Jika tantangan belum diselesaikan hingga bulan berikutnya, LP karakter akan berkurang 25% sebagai akibat dari kondisi hunian yang tidak diperbaiki.

    • Jika hingga akhir bulan berikutnya tantangan masih belum diselesaikan, maka penyewa dianggap tidak mampu mempertahankan hunian dan sewa otomatis terhenti.

      • Jika sewa terhenti akibat tantangan yang diabaikan, karakter harus mencari hunian baru atau kembali mengajukan penyewaan dengan konsekuensi administratif berupa pembayaran denda akibat mengabaikan kewajiban penyelesaian tantangan.​

KONSEP HUNIAN

KONSEP BIAYA HIDUP

Setiap penghuni hunian dalam sistem ini memiliki kewajiban finansial yang mencakup biaya awal dan biaya bulanan.

1. Biaya Awal

Biaya ini hanya dikenakan sekali di awal saat seseorang membeli atau menyewa sebuah unit. 

  • Biaya Sewa dan Biaya Bulanan Pertama → Untuk yang menyewa.

  • Biaya Pengisian FurniturKhusus untuk hunian yang dibeli. Hunian dalam keadaan kosong saat pertama kali ditempati, sehingga penghuni perlu membayar biaya awal untuk perabot dan perlengkapan dasar.

    • Untuk yang menyewa, harga sewa sudah termasuk fasilitas furnitur di dalamnya sehingga tidak perlu membayar biaya ini.​

  • Pembelian Unit Hunian dan Biaya Bulanan Pertama → Khusus bagi mereka yang memilih untuk membeli hunian, ada biaya pembelian yang dibayarkan di awal sesuai dengan tipe dan lokasi hunian yang dipilih, dan biaya bulanan untuk bulan pertama menghuni.

2. Biaya Bulanan (Tarikan Otomatis dari Rekening Penghuni)

Setiap bulan, penghuni akan dikenakan biaya wajib yang secara otomatis dipotong dari rekening mereka. Invoice akan dikirimkan ke setiap penghuni sebagai pemberitahuan transaksi. Secara IC, penghuni langsung menerima barang dan jasa terkait, seperti pasokan kebutuhan pangan dan layanan kebersihan, tanpa perlu melakukan transaksi manual di toko.

  • Biaya Sewa → Untuk penghuni yang menyewa hunian, biaya ini dibayarkan setiap bulan sesuai tipe hunian.

  • Biaya Energi Sihir untuk Hunian → Mencakup kebutuhan energi sihir, air, dan fasilitas dasar rumah tangga.

  • Biaya Kebersihan Lingkungan & Perawatan Hunian → Mencakup jasa pemeliharaan area tempat tinggal serta perawatan hunian agar tetap dalam kondisi baik.

  • Biaya Keamanan → Mencakup jasa keamanan suatu lingkungan, agar terbebas dari serangan entitas gelap.

  • Biaya Kebutuhan Pangan → Termasuk bahan makanan dan konsumsi dasar penghuni.

  • Biaya Kebutuhan Portal → Hanya berlaku bagi penghuni di luar Takamagahara, sebagai biaya akses layanan transportasi portal.

Sistem Penagihan & Distribusi Jasa

  • Penarikan otomatis → Setiap biaya akan langsung dipotong dari rekening penghuni setiap bulannya tanpa perlu transaksi manual.

  • Invoice bulanan → Penghuni akan menerima pemberitahuan tentang jumlah biaya yang ditarik dan layanan yang diterima.

  • Tidak ada sistem belanja manual → Semua kebutuhan seperti pangan dan layanan kebersihan sudah terintegrasi dalam sistem, sehingga tidak ada mekanisme pembelian di toko berbasis akun untuk menjaga efisiensi administrasi OOC.

KONSEP BIAYA HIDUP

PROSEDUR

Untuk dapat menyewa atau membeli hunian, seseorang harus terlebih dahulu terdaftar sebagai penduduk dan memiliki Nomor Identitas Kependudukan, yang dikeluarkan oleh Kantor Kependudukan (Citizen Affairs).

Alur Proses:

1. Registrasi Penduduk Baru

  • Mengajukan pendaftaran sebagai penduduk melalui Kantor Kependudukan.

  • Setelah disetujui, pemohon akan mendapatkan Nomor Identitas Kependudukan yang diperlukan untuk mengajukan hunian.

  • Lewati step ini apabila sudah terdaftar sebagai penduduk lama dan hanya ingin memiliki hunian baru (pindah).

2. Pengajuan Hunian dan Pindahan

  • Mengisi formulir permohonan hunian sesuai kategori yang diinginkan.

  • Jika menyewa, wajib membayar biaya sewa bulan pertama dan biaya pengisian furnitur awal.

  • Jika membeli, wajib membayar harga unit hunian dan biaya pengisian furnitur awal.

  • Penduduk akan menerima notis mengenai pengajuannya. Apabila disetujui, maka seluruh penghuni hunian tersebut wajib melakukan plotting pindah ke hunian, paling lambat 5 hari setelah disetujui.

    • Minimal 15 replies per-individu.​

      • Format headplot: Judul Plot (masuk pertama kali / pindah) - Jenis Hunian - Alamat Hunian - Semua ID penghuni​

    • Lewat dari batas hari harap melakukan komunikasi terlebih dahulu ke kantor.

    • Apabila lewat dari hari namun tidak ada komunikasi, maka pengajuan dibatalkan.

  • Jika ada penghuni baru sewaktu-waktu, maka wajib melakukan plotting pindahan dengan ketentuan yang sama (selain batas hari) sebelum dapat resmi didaftarkan sebagai penghuni.​

  • Penghuni baru yang masuk belakangan tidak perlu mengajukan hunian. Pemilik/penyewa yang namanya tertera di sertifikat/kontrak wajib menghubungi kantor untuk penambahan penghuni di huniannya.

3. Penerbitan Dokumen Hunian

  • Kantor Layanan Hunian mencatat kepemilikan atau penyewaan hunian berdasarkan data yang diajukan. Dokumen berupa Sertifikat Kepemilikan atau Kontrak Sewa akan dikirimkan pada penghuni di bulan selanjutnya.

  • Penghuni resmi mendapatkan hak penggunaan hunian, baik sebagai penyewa maupun pemilik.

4. Pembaruan Data Kependudukan

  • Kantor Layanan Hunian akan mengirimkan data alamat penghuni baru ke Kantor Kependudukan.

  • Kantor Kependudukan memperbarui alamat dalam data kependudukan, sehingga penghuni tidak perlu melaporkan alamat.

PROSEDUR DAN ATURAN

KETENTUAN

1. Batas Kepemilikan/Penyewaan Hunian

  • Setiap penduduk diperbolehkan memiliki atau menyewa maksimal hanya satu hunian, serta wajib tinggal di hunian yang dimiliki/disewa

    • Pemilik/Penyewa otomatis menjadi penghuni pertama.

    • Apabila tinggal di hunian milik/sewaan orang lain lalu ingin membeli/menyewa hunian sendiri, harus pindah.​

  • Tidak diperbolehkan memiliki atau menyewa lebih dari satu unit.

2. Penghuni dalam Hunian

  • Jumlah penghuni tidak boleh melebihi kapasitas maksimal yang telah ditentukan untuk setiap tipe hunian. Kapasitas hunian dibagi menjadi PC dan NPC.

  • Jika ada penambahan atau perubahan penghuni, wajib melapor ke Kantor Layanan Hunian agar data hunian tetap akurat.

3. Dokumen & Pembayaran

  • Dokumen sertifikat (untuk hunian beli) dan surat kontrak (untuk hunian sewa) hanya dapat diatasnamakan satu orang saja.

  • Pembayaran pembelian hunian tidak bisa bersifat kolektif. Hanya bisa atas satu rekening saja.

  • Pembayaran biaya hidup dibagi rata secara otomatis sesuai jumlah penghuni non-NPC (memiliki ID penduduk).

4. Kebebasan Identitas Penghuni

  • Tidak ada aturan yang mengharuskan status hubungan tertentu (misalnya harus menikah atau memiliki hubungan keluarga) untuk tinggal bersama dalam satu hunian.

  • Siapa pun boleh tinggal bersama menjadi penghuni selama jumlahnya tidak melanggar batas kapasitas yang telah ditetapkan.

5. Kebebasan Penyesuaian Hunian

  • Setiap penyihir memiliki kebebasan untuk menentukan detail interior, tata ruang, dan fungsi tambahan dalam huniannya.

  • Struktur utama dan kapasitas hunian tetap mengikuti ketentuan sistem, namun dekorasi, desain, dan suasana diserahkan pada kreativitas penghuni.

6. Ketidakcukupan Saldo Saat Penarikan Biaya Hunian

  • Jika saldo dalam rekening tidak mencukupi saat penarikan biaya bulanan, Kantor Layanan Hunian akan memberikan peringatan pertama, dan penyewa/pemilik hunian memiliki waktu 1 bulan untuk mengisi saldo.

  • Jika setelah 1 bulan pembayaran belum dilakukan, penyewa/pemilik hunian akan mendapat peringatan kedua, dan diberi waktu tambahan 2 minggu untuk mengisi saldo (dengan kemungkinan dikenakan denda keterlambatan).

  • Jika setelah batas waktu peringatan kedua pembayaran tetap tidak dilakukan:

    • Bagi penyewa, hunian akan dianggap ditinggalkan, dan kontrak sewa akan dibatalkan. Karakter harus mengajukan permohonan baru jika ingin menyewa kembali.

    • Bagi pemilik, hunian disita dan dijual kembali dengan harga yang lebih rendah untuk pemilik baru.

  • Jika penduduk kehilangan hunian akibat kekurangan saldo, mereka akan dianggap tidak memiliki tempat tinggal resmi.​

7. Konsekuensi Kehilangan Hunian

  • Karakter yang tidak memiliki hunian akan mengalami penurunan Life Point (LP), yang berpengaruh pada kondisi kesehatannya.

  • Kantor Layanan Hunian akan mengirimkan data penduduk yang tidak memiliki hunian ke Kantor Kependudukan secara berkala.

  • Jika LP karakter mencapai batas kritis akibat tidak memiliki tempat tinggal dalam jangka waktu tertentu, mereka akan dianggap meninggal secara IC dan dikeluarkan dari komunitas.

a japanese traditional building, majestic.jpg
a japanese traditional building, majestic.jpg
a japanese traditional building, majestic.jpg

CITIZEN ADM. OFFICE

HOUSING AFFAIRS OFFICE

NARRATIVE WORK AFFAIRS OFFICE

JAPANESE MAGICAL COMMUNITY, 2025
ROLEPLAYING PURPOSES ONLY
bottom of page