
FAS. PUBLIK
DAFTAR
LATAR BELAKANG PROYEK
♨️ Onsen Reisen
(霊泉温泉)

Onsen Reisen (霊泉温泉) berdiri di bagian lembah subur Gunung Shinku, gunung magma sihir yang memancarkan panas bumi sepanjang tahun. Lembahnya hijau dan basah, diselimuti pepohonan lebat serta kabut tipis bercampur uap panas. Suara samar magma yang bergemuruh dari perut gunung membuat suasana pemandian ini terasa sakral, seolah menyatu dengan denyut bumi. Kolam-kolam di Reisen bukan sekadar tempat berendam, tetapi pusat penyembuhan alami dengan karakteristik unik.
Pengunjung bisa memilih berbagai jenis onsen. Ada Mizukusa no Yu (水草の湯), kolam dengan rendaman daun herbal Mizukusa yang menyegarkan stamina dan membuat tubuh terasa ringan. Kurogane Ishi no Yu (黒金石の湯) adalah kolam yang dikelilingi batuan Kurogane, dipercaya menenangkan pikiran dan menstabilkan aliran energi dalam tubuh. Shinku Jōkikutsu (真紅蒸気窟) adalah gua uap alami penuh kabut hangat untuk terapi pernapasan dan meditasi, sementara Tsukimi no Yu (月見の湯) terbuka di bawah langit, dengan permukaan air yang berkilau memantulkan bulan, cocok bagi pasangan yang ingin momen romantis. Ada juga Nagomi no Yu (和みの湯), kolam keluarga dangkal yang hangat dan aman untuk anak-anak, serta Kakure Yu (隠れ湯), kolam kecil tersembunyi di balik pepohonan yang menjadi favorit bagi mereka yang mencari keheningan.
Selain kolam, fasilitas Reisen mencakup restoran khas Gunung Shinku. Hidangan magis yang terkenal di antaranya adalah: Yudama Nabe, sup bola energi yang meledak lembut di mulut; Kazan Yaki, daging panggang di atas batu panas gunung; Reisui Tofu, tahu lembut yang menyerap esensi air suci onsen; Shinku Sakana, ikan langka yang hidup di aliran lava dingin; dan Hibana Mochi, kue beras yang memercikkan cahaya kecil saat digigit. Di samping restoran, tersedia toko herbal dan jimat khas Shinku dengan produk seperti daun penyegar pernapasan, batu penyerap panas tubuh, hingga jimat perlindungan dari mineral langka gunung. Bagi pengunjung yang ingin bermalam, tersedia penginapan kayu tradisional dengan kamar bergaya tatami, pemandangan lembah berkabut, dan fasilitas mandi pribadi.
Kegiatan di Reisen sangat beragam. Selain berendam dan bermeditasi, pengunjung bisa mengikuti peracikan jimat sederhana, menyusuri jalur setapak menuju titik pemandangan matahari terbenam, atau menikmati jalan malam untuk melihat serangga bercahaya di hutan sekitar. Pasangan sering memilih kolam bulan atau kolam tersembunyi, sementara keluarga lebih banyak menghabiskan waktu di kolam ramah anak.
Onsen Reisen dikelola oleh keluarga Furusawa. Kepala keluarga, Furusawa Genjirō (古沢源次郎), pria berusia 58 tahun dengan tubuh besar dan suara berat, dikenal tegas namun berhati lembut. Ia menjaga tradisi onsen dengan disiplin dan sering menceritakan kisah Gunung Shinku pada tamu. Putrinya, Furusawa Aki (古沢明), 27 tahun, ceria dan penuh energi, mengurus restoran serta menjadi pemandu wisata kuliner gunung. Ia piawai meracik minuman herbal yang menenangkan tubuh. Menemani mereka adalah Shizu (シズ), kitsune putih berusia ratusan tahun, penjaga mata air onsen. Shizu dapat menjelma rubah atau perempuan muda berkimono putih, muncul untuk menolong tamu yang tersesat dalam kabut atau memberi peringatan halus pada yang bertindak tidak pantas. Kehadiran ketiganya membuat Reisen bukan sekadar pemandian, tetapi tempat suci yang memelihara tubuh, jiwa, dan hubungan manusia dengan alam magis Gunung Shinku.
Biaya Fasilitas Onsen Reisen: 両700/orang



_edi.jpg)
_edited.jpg)
_edited.jpg)



Ruang Pengembangan Plot
-
Diperbolehkan menggunakan visualisasi sendiri, selama sesuai dengan rincian dan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi akses menuju fasilitas dengan gaya sihir masing-masing, selama sesuai dengan konteks sihir lingkup Mahoutokoro (non-tongkat) dan dengan tujuan lokasi sesuai penjelasan.
-
Diperbolehkan improvisasi penambahan barang-barang yang dijual di toko maupun kudapan yang dapat dipesan di restoran, selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi keadaan maupun situasi di fasilitas, selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi penambahan tokoh pengelola, selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan godmod tokoh pengelola, selama sesuai dengan karakteristik yang dijelaskan dan tidak mencoreng nama baik tokoh.
-
Diperbolehkan membangun topik interaksi antar sesama pengunjung maupun dengan tokoh pengelola.
-
Diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya gelap, contoh: melakukan diskusi perencanaan pembunuhan terhadap suatu oknum, di kolam private.
-
Tidak diperbolehkan membuat sejarah fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah/menambah jenis kolam maupun area onsen lain yang telah ada di penjelasan, kecuali hal kecil lainnya seperti taman, toilet atau kamar mandi.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya membuat fungsi fasilitas berubah.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya merusak bangunan fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah posisi maupun karakteristik tokoh pengelola.
🏮 Pasar Daichi no Ichiba
(大地の市場)

Pasar Daichi no Ichiba (大地の市場) adalah denyut nadi tradisional Onogoro, sebuah pasar besar yang memamerkan hasil bumi, kerajinan, dan kebanggaan dari ketujuh desa sihir di pulau ini. Terletak di Distrik Shōgyō-ku, jantung komersial Takamagahara, pasar ini menyambut pengunjung lewat sebuah gerbang torii kayu raksasa yang dihiasi jimat-jimat pelindung Onogoro. Begitu masuk, suasana hiruk pikuk segera terasa: aroma herbal dari Desa Mizukusa bercampur dengan bau besi panas dari Desa Hinokami, sementara suara tawa anak-anak berpadu dengan kicauan burung magis dari Desa Hakuchou yang beterbangan bebas di atas kepala.
Pasar ini terbagi menjadi beberapa lorong yang masing-masing mencerminkan karakter desa asalnya. Di Akari no Michi, jalur utama pasar, sayur-sayuran dari Desa Takamori tampak bergerak pelan di keranjang, seakan hidup, menandakan kesegarannya. Yukitsuki no Hikari dipenuhi kios kristal bercahaya biru pucat, menciptakan lorong yang berkilauan seolah dipenuhi bintang beku, menjual berbagai benda khas elemen es. Hinokami Tetsuro menjadi pusat gemuruh, dengan pandai besi yang bekerja di depan umum, menyalakan api kendali yang menari mengikuti irama palu, tempat segala benda tajam dan senjata. Hakuchou no Mori menghadirkan suasana tenang, mirip kebun mini, tempat pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan hewan magis. Sementara itu, Aokiba no Kura menampilkan rumah lipat, furnitur kayu hidup, dan perabotan yang bergerak sendiri, menunggu pemilik baru.
Paling ramai adalah Shokuyoku Yokocho, gang kuliner yang menggoda setiap indera. Kudapan khas setiap desa tersaji di sini: sup ikan hangat dari kolam sihir Mizukusa, sate rusa empuk dari hutan Aokiba, es serut bercahaya biru dari Yukitsuki, teh rempah harum dari Takamori, hingga pangsit Kurogane yang renyah dan penuh cita rasa. Aroma yang bercampur membuat gang ini tak pernah sepi, dan setiap sudutnya selalu ramai oleh pedagang yang berseru menawarkan dagangan dengan cara unik—ada yang menggunakan gulungan kertas sihir yang berputar di udara untuk menampilkan menu, ada pula yang membiarkan aroma masakan mengalir seperti kabut halus untuk memikat pembeli. Kegiatan di pasar ini beragam dan tak hanya sebatas jual beli. Pengunjung bisa mencoba ramuan penyembuhan dalam bentuk sampling, menawar hasil bumi langsung dari tangan petani sihir, menyaksikan atraksi rubah api yang menari di udara, atau menikmati telepati singkat dari angsa putih Hakuchou. Setiap harinya ada “Panggung Harian,” sebuah pertunjukan budaya di mana tiap desa bergiliran mempersembahkan tarian, lagu, atau ritual khas mereka, menjadikan pasar ini bukan hanya pusat dagang tetapi juga panggung kebudayaan sihir Jepang.
Biaya Fasilitas Pasar Daichi no Ichiba: 両800/orang
Pasar ini dikelola oleh tiga tokoh utama. Takemura Jinzaburō, pria berusia lima puluh delapan tahun, adalah Kepala Pengelola Pasar sekaligus mantan kepala Desa Takamori. Ia dikenal ramah namun keras kepala dalam menjaga keaslian produk. Hampir setiap hari, ia berjalan menyusuri lorong pasar dengan topi bambu besar dan tongkat kayu, menyapa pedagang kecil sambil sesekali berhenti di warung teh untuk mendengarkan keluhan atau memberi nasihat. Di sisi administrasi ada Hayashi Orie, Kepala Administrasi Pasar. Perempuan berusia empat puluh dua tahun ini perfeksionis dan teliti, memastikan setiap transaksi tercatat dengan rapi. Ia sering terlihat berjalan cepat dengan buku catatan tipis yang menulis sendiri angka-angka penjualan, dan tak segan menegur pedagang yang melanggar aturan kebersihan atau tata letak. Untuk urusan keamanan, tanggung jawab ada di tangan Fujimoto Kaien, Penanggung Jawab Keamanan Pasar berusia tiga puluh lima tahun. Ia bertubuh tegap dan dikenal humoris, namun tetap tegas menjaga ketertiban. Burung camar putih dari Desa Hakuchou selalu menemaninya berpatroli, siap terbang ke langit bila ada keributan atau tanda bahaya.








Ruang Pengembangan Plot
-
Diperbolehkan menggunakan visualisasi sendiri, selama sesuai dengan rincian dan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi akses menuju fasilitas dengan gaya sihir masing-masing, selama sesuai dengan konteks sihir lingkup Mahoutokoro (non-tongkat) dan dengan tujuan lokasi sesuai penjelasan.
-
Diperbolehkan improvisasi barang-barang yang dijual di pasar maupun variasi kedai/toko selama relevan dengan konteks fasilitas dan sesuai dengan rincian area di penjelasan.
-
Diperbolehkan improvisasi keadaan maupun situasi di fasilitas, selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi penambahan tokoh pengelola pasar maupun pemilik dan pegawai berbagai usaha, selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan godmod tokoh pengelola, selama sesuai dengan karakteristik yang dijelaskan dan tidak mencoreng nama baik tokoh.
-
Diperbolehkan membangun topik interaksi antar sesama pengunjung maupun dengan tokoh pengelola maupun dengan tokoh pengelola maupun pemilik dan pegawai berbagai usaha.
-
Diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya gelap, contoh: melakukan pertemuan rahasia dengan mafia rempah di sebuah kedai dan bekerjasama untuk menipu petugas kementerian.
-
Tidak diperbolehkan membuat sejarah fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah/menambah jenis lorong maupun area pasar yang telah ada di penjelasan, kecuali hal kecil lainnya seperti taman, toilet atau kamar mandi.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya membuat fungsi fasilitas berubah.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya merusak bangunan fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah posisi maupun karakteristik tokoh pengelola.
🏮 Pasar Tenjiku
(天竺市場)

Pasar Tenjiku (天竺市場) adalah pusat perdagangan internasional dunia sihir, sebuah pasar raksasa yang membentang seperti labirin dengan atap kaca besar berhiaskan ukiran jimat. Terletak di utara Distrik Shōgyō-ku, jantung komersial Takamagahara, pasar ini berfungsi sebagai gerbang bagi produk-produk sihir dari seluruh dunia untuk masuk ke Jepang. Begitu melewati pintu masuk yang dijaga ketat oleh petugas resmi pemerintah sihir Onogoro, pengunjung langsung disambut dengan keramaian kosmopolitan: bahasa asing berbaur di udara, aroma rempah eksotis dari India bercampur dengan wangi kayu cendana Tiongkok, sementara cahaya dari permata sihir Timur Tengah berkilauan di balik vitrin kaca. Suasana pasar ini berbeda dari Pasar Daichi no Ichiba yang hangat dan lokal; Tenjiku menghadirkan hiruk pikuk global, penuh warna dan nuansa asing, seakan satu putaran kaki bisa membawa seseorang menyeberangi berbagai negeri.
Fasilitas di dalamnya dibagi dalam beberapa zona khas. Ada Lorong Kaidō Yaku no Sekai, tempat karung-karung besar berisi biji, bubuk, dan cairan sihir dari Asia Selatan dan Timur Tengah ditumpuk rapi, dengan aroma kuat yang bisa menggetarkan indra, juga berbagai jenis ramuan dan rempah dari berbagai negara. Lorong Sekai Rōka, area yang menampilkan berbagai barang sihir dari berbagai belahan dunia, seperti jimat perunggu Tiongkok, kristal penyimpan memori dari Tibet, hingga pedang berlapis batu naga dari Eropa Timur. Hoshi no Hiroba, alun-alun tengah pasar, sering dipakai untuk lelang artefak magis langka, di mana pedagang kaya dan kolektor ternama berkumpul dengan tatapan penuh intrik. Tidak kalah ramai, Gang Kuliner Kokusai Yokochō menyajikan hidangan unik yang jarang ditemukan di Jepang, seperti roti berlapis rempah India yang berasap hangat, sup kacang merah manis dari Timur Tengah yang bercahaya keemasan, sate gurita Laut Baltik yang dagingnya bisa menyala samar di malam hari, hingga minuman herbal Afrika Utara yang mengepulkan uap bercorak. Meskipun internasional, tetap ada kios Jepang yang berdiri sejajar, menawarkan kudapan khas Onogoro dengan sentuhan baru, seakan menegaskan identitas lokal di tengah arus global.
Banyak kegiatan bisa dilakukan oleh pengunjung selain sekadar membeli. Para penikmat barang antik bisa mengikuti lelang besar yang diadakan mingguan, sementara pengunjung umum dapat menyaksikan atraksi pedagang yang mendemonstrasikan fungsi barang dagangan mereka—mulai dari permata yang menyanyikan lagu kuno hingga gulungan kertas yang menampilkan sejarah peradaban lewat cahaya. Beberapa lorong pasar juga terkenal sebagai tempat pertukaran budaya, di mana penyihir dari berbagai bangsa bertukar resep ramuan atau memperlihatkan ritual kecil dari tanah kelahiran mereka. Tak jarang pula, para pengunjung datang hanya untuk merasakan atmosfernya: berjalan di bawah atap kaca bercahaya, mendengar bahasa asing bersahut-sahutan, dan mencicipi hidangan yang membawa lidah melintasi benua.
Pengelolaan pasar berada di bawah tangan tiga sosok penting. Saionji Renjirō, seorang pria berusia enam puluh dua tahun, menjabat sebagai Direktur Utama Pasar Tenjiku. Ia adalah mantan diplomat sihir yang pernah bertugas di luar negeri, sehingga fasih dalam banyak bahasa asing. Gayanya tenang, berwibawa, dan ia sering terlihat mengenakan jubah hitam sederhana dengan kalung perunggu tua—kenangan dari masa tugasnya di Tiongkok. Ia bertugas memastikan hubungan internasional tetap lancar dan tidak ada konflik antar pedagang dari berbagai negara. Untuk urusan logistik dan pencatatan, tanggung jawab dipegang oleh Miyabe Rika, seorang perempuan berusia tiga puluh sembilan tahun yang menjabat sebagai Kepala Administrasi. Cerdas, cepat berpikir, dan sangat detail, Rika dikenal mampu menghitung neraca keuangan pasar hanya dengan sekali lihat. Ia memiliki kebiasaan duduk di meja administrasi yang dipenuhi peta dunia dan catatan transaksi, jarang sekali meninggalkan posisinya kecuali untuk memeriksa langsung gudang penyimpanan. Sementara keamanan pasar diatur oleh Tachibana Gorō, pria berusia empat puluh lima tahun dengan tubuh tinggi besar dan wajah serius. Ia dulunya anggota pasukan penjaga Onogoro, kini bertugas menjaga agar pasar bebas dari transaksi gelap dan penyelundupan. Gorō terkenal disiplin, sering berpatroli bersama tim penjaga lengkap dengan baju zirah ringan, dan selalu membawa bel kecil di ikat pinggangnya—suara bel itu menjadi tanda bahwa penjaga keamanan sedang mendekat, cukup untuk membuat pencuri atau pedagang nakal segera bergegas pergi.
Keberadaan tiga pengelola ini memastikan bahwa Pasar Tenjiku tetap berjalan lancar sebagai simpul global dunia sihir, sebuah tempat di mana budaya, kekayaan, dan keajaiban dari seluruh penjuru dunia bertemu dalam satu atap di Takamagahara.
Biaya Fasilitas Pasar Tenjiku: 両1,000/orang






Ruang Pengembangan Plot
-
Diperbolehkan menggunakan visualisasi sendiri, selama sesuai dengan rincian dan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi akses menuju fasilitas dengan gaya sihir masing-masing, selama sesuai dengan konteks sihir lingkup Mahoutokoro (non-tongkat) dan dengan tujuan lokasi sesuai penjelasan.
-
Diperbolehkan improvisasi barang-barang yang dijual di pasar maupun variasi kedai/toko, juga variasi negara penyuplai barang-barang, selama relevan dengan konteks fasilitas dan sesuai dengan rincian area di penjelasan.
-
Diperbolehkan improvisasi keadaan maupun situasi di fasilitas, selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi penambahan tokoh pengelola pasar maupun pemilik dan pegawai berbagai usaha, selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan godmod tokoh pengelola, selama sesuai dengan karakteristik yang dijelaskan dan tidak mencoreng nama baik tokoh.
-
Diperbolehkan membangun topik interaksi antar sesama pengunjung maupun dengan tokoh pengelola maupun pemilik dan pegawai berbagai usaha.
-
Diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya gelap, contoh: menjadi kurir penyelundupan barang terlarang dari negara lain.
-
Tidak diperbolehkan membuat sejarah fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah/menambah jenis lorong maupun area pasar yang telah ada di penjelasan, kecuali hal kecil lainnya seperti taman, toilet atau kamar mandi.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya membuat fungsi fasilitas berubah.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya merusak bangunan fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah posisi maupun karakteristik tokoh pengelola.
🌲 Lembah Rekreasi Aokiba (青木場の谷)

Di kaki selatan Gunung Aokiba terdapat sebuah kawasan yang dikenal sebagai Lembah Rekreasi Aokiba, sebuah lembah hijau luas yang dipenuhi ladang sayuran bercahaya dan pohon buah magis. Bukan sekadar lahan pertanian, tempat ini dirancang sebagai ruang rekreasi bagi para penyihir yang ingin merasakan langsung kedekatan dengan alam. Sejauh mata memandang, barisan pinus sihir mengapit lembah, sementara jalur tanahnya dihiasi bunga liar yang berubah warna mengikuti musim, serta dihiasi aliran sungai yang jernih. Udara selalu sejuk dan bersih, seakan kabut lembut yang turun tiap pagi menjaga kesegaran tanaman di sana.
Fasilitas di lembah ini dibangun untuk pengalaman yang menyeluruh. Area perkemahan berdiri di sisi hutan pinus, tenda-tenda sihir diatur melingkar di sekitar api unggun yang menghembuskan aroma rempah, menciptakan rasa hangat tanpa asap. Tidak jauh dari situ, terbentang lapangan piknik dengan meja kayu yang bisa menyesuaikan ukuran sesuai jumlah pengunjung. Yang menjadi pusat daya tarik adalah ladang buah dan sayur magis: pengunjung dapat masuk, memetik sendiri hasil bumi, lalu membawanya ke paviliun memasak terbuka. Di sana tersedia tungku sihir alami dan peralatan yang beresonansi dengan bahan segar, membuat setiap masakan terasa lebih hidup. Bagi yang tidak ingin repot, hasil panen bisa diserahkan kepada chef di Restoran Mokuyōtei, rumah makan kayu sederhana namun hangat, yang terkenal menyajikan lima hidangan khas: Sup Takenoko Aokiba yang menambah stamina, Salad Ichigo Akari yang mempererat hubungan batin antar keluarga, Nimono Nasu Yūrei yang membawa tidur jernih penuh mimpi, Kue Ringo Shizuku yang menenangkan hati, dan Teh Mikan Hoshifuru yang membuat pandangan malam bertabur cahaya bintang.
Keistimewaan lembah ini terletak pada hasil buminya yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Di antara ratusan varietas, ada lima buah dan sayuran magis unggulan yang paling dicari pengunjung: Mikan Hoshifuru, jeruk mungil yang bersinar seperti bintang saat malam tiba, dipercaya membuat mata lebih peka terhadap cahaya bintang. Ringo Shizuku, apel berembun segar yang selalu dingin seakan baru dipetik subuh, menenangkan hati dan meredakan kegelisahan. Takenoko Aokiba, rebung hijau bercahaya lembut yang muncul setiap awal musim semi, meningkatkan daya tahan tubuh dari kutukan ringan. Ichigo Akari, stroberi merah muda yang berpendar halus di kegelapan, dikenal mampu mempererat ikatan emosi antar orang yang memakannya bersama. Nasu Yūrei, terong ungu yang hanya muncul di kabut pagi, sering dipakai dalam meditasi karena membantu memunculkan mimpi yang jelas dan terkendali.
Kegiatan di lembah ini beragam. Keluarga biasanya datang untuk piknik dan berkemah sambil membiarkan anak-anak mereka belajar mengenali tanaman sihir secara langsung. Pasangan muda sering memilih memetik stroberi bercahaya di malam hari, sementara kelompok pelajar kerap mengikuti kelas singkat tentang cara memasak bahan segar dari ladang. Tidak jarang, ada juga yang datang hanya untuk duduk di tepi paviliun, menikmati kudapan sambil mendengarkan desiran angin dari Gunung Aokiba.
Pengelola lembah ini adalah tiga sosok unik yang sudah dianggap sebagai bagian dari identitas Aokiba. Fujimori Chōbei, lelaki tua berusia 67 tahun, menjaga ladang dan kebun. Dengan pipa kayu pinus di tangannya, ia dikenal sebagai figur bijak yang tak segan menegur jika ada pengunjung yang sembrono dengan tanaman. Di sisi dapur, Hisakawa Ruri, perempuan berusia 34 tahun dengan rambut panjang selalu terikat kain biru, mengatur restoran Mokuyōtei. Mulutnya cerewet, namun setiap nasihatnya soal memasak berbuah pada sajian yang sempurna. Menjadi pengawas air irigasi adalah Kawauso Shin, seekor berang-berang sihir yang bisa berbicara singkat. Ia sering terlihat menyusuri kanal air sambil membawa ikan di mulutnya, lalu secara nakal mencuri buah stroberi sebelum menukarnya dengan hasil tangkapan. Kelucuan dan keunikannya membuat anak-anak selalu menantikan kehadirannya.
Dengan ladang bercahaya, dapur terbuka, dan kebersamaan yang lahir dari kegiatan sederhana seperti memetik dan memasak, Lembah Rekreasi Aokiba menjadi bukti bahwa dunia sihir Jepang tidak pernah terpisah dari alam, melainkan tumbuh bersama dalam harmoni, menyajikan pengalaman yang menenangkan sekaligus penuh pesona.
Biaya Fasilitas Lembah Rekreasi Aokiba: 両900/orang





Ruang Pengembangan Plot
-
Diperbolehkan menggunakan visualisasi sendiri, selama sesuai dengan rincian dan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi akses menuju fasilitas dengan gaya sihir masing-masing, selama sesuai dengan konteks sihir lingkup Mahoutokoro (non-tongkat) dan dengan tujuan lokasi sesuai penjelasan.
-
Diperbolehkan improvisasi hasil bumi yang dapat dipetik maupun kudapan di restoran beserta khasiatnya (dengan catatan tidak overpower), dengan tidak melabeli sebagai "yang paling terkenal/khas di fasilitas", dan relevan dengan konteks fasilitas dan sesuai dengan rincian area di penjelasan.
-
Diperbolehkan improvisasi keadaan maupun situasi di fasilitas, selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi penambahan tokoh pegawai fasilitas selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan godmod tokoh pengelola, selama sesuai dengan karakteristik yang dijelaskan dan tidak mencoreng nama baik tokoh.
-
Diperbolehkan membangun topik interaksi antar sesama pengunjung maupun dengan tokoh pengelola maupun pegawai.
-
Diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya gelap, contoh: menjadikan lembah rekreasi sebagai tempat peristirahatan usai membunuh seseorang dan menghilangkan jasadnya di hutan pinus.
-
Tidak diperbolehkan membuat sejarah fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah/menambah jenis area fasilitas yang telah ada di penjelasan, kecuali hal kecil lainnya seperti taman, toilet atau kamar mandi.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya membuat fungsi fasilitas berubah.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya merusak bangunan fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah posisi maupun karakteristik tokoh pengelola.
🎣 Wisata Pemancingan Sungai Hoshigawa
(星川釣り場)

Wisata Pemancingan Sungai Hoshigawa (星川釣り場) adalah salah satu destinasi publik paling terkenal di Onogoro, terletak di sepanjang aliran Sungai Hoshigawa yang berkilau bagaikan dipenuhi serpihan bintang. Sungai ini membelah kawasan perbukitan menuju Kota Takamagahara, sehingga mudah diakses baik oleh penduduk lokal maupun wisatawan dari luar pulau. Suasana paling menawan hadir saat malam tiba, ketika arus sungai tampak bercahaya lembut dan ikan-ikan magis yang hidup di dalamnya menari dengan sinar perak di bawah langit berbintang.
Di area pemancingan, fasilitas utama dibagi menjadi beberapa zona. Ada dermaga kayu panjang yang menjorok ke sungai untuk pemancing santai, serta perahu bambu ringan berlapis jimat air yang bisa disewa untuk mereka yang ingin mencoba keberuntungan di tengah arus berkilau. Sebuah restoran besar bernama Hoshinagi-an berdiri di tepi sungai, terkenal dengan kudapan ikan magisnya. Lima hidangan paling dicari adalah: Hoshizakana no Sumibiyaki (ikan bintang panggang bara, membuat mimpi jernih dan tenang), Amano Uo no Tempura (ikan langit goreng garing, menajamkan penglihatan dan pendengaran sementara), Hoshizakana Chazuke (nasi dengan kaldu ikan bintang, membuat tidur lebih nyenyak), Tsukimi Sashimi (iris tipis ikan bercahaya, meningkatkan fokus pikiran), serta Hoshigawa no Oshizushi (sushi ikan bintang yang bercahaya samar, memberi stamina penuh semalaman). Tidak jauh dari restoran, berdiri penginapan tradisional bergaya ryokan bernama Yumeboshi Ryokan, tempat tamu dapat tidur di kamar beratap kaca sehingga bisa menyaksikan gemerlap sungai di malam hari, lengkap dengan pemandian air hangat yang menghadap ke aliran Hoshigawa.
Bagi para pemancing, sebuah toko khusus bernama Hoshitori-dō menyediakan berbagai perlengkapan unik. Di sini, lima benda magis paling populer adalah: Amanotsuri (kail perak yang berkilau seperti cahaya bulan, membuat ikan lebih mudah mendekat), Hoshifune no Ito (benang pancing dari serat bintang, tidak bisa putus oleh tarikan makhluk air), Mizukagami no Ukidama (pelampung kaca air yang memantulkan cahaya ikan di bawah permukaan), Yumezuri Baketsu (ember khusus yang menjaga ikan tetap hidup tanpa kehilangan energi magisnya), serta Hoshigawa Tenkara (set pancing tradisional kayu yang dipercaya memberi keseimbangan antara manusia dan ikan).
Jenis-jenis ikan yang dapat ditangkap di Sungai Hoshigawa pun menjadi daya tarik tersendiri. Yang paling sering muncul adalah Hoshizakana (星魚), ikan kecil berwarna perak dengan sisik bercahaya lembut seperti bintang jatuh. Dagingnya memberi efek mimpi jernih serta tidur yang tenang. Sedikit lebih jarang ada Amano Uo (天魚), ikan lincah yang kerap melompat dari permukaan air seperti menari; bila dimakan, ikan ini menajamkan indra pemakan. Lebih sulit ditangkap adalah Hikarikoi (光鯉), koi berkilau keemasan yang meningkatkan vitalitas tubuh dan memperkuat energi magis. Lebih langka lagi ialah Tsukigyo (月魚), ikan bercahaya kebiruan yang hanya muncul saat bulan purnama; dagingnya memperbaiki kejernihan pikiran dan memberi ketahanan terhadap sihir. Yang paling langka sekaligus paling dihormati adalah Yume no Sakana (夢魚), ikan mimpi berwujud transparan bercahaya kabut yang tidak boleh dimakan. Menangkap dan melepaskannya kembali dipercaya memberi kilasan masa depan melalui mimpi.
Selain memancing, pengunjung dapat mengikuti kegiatan wisata malam berupa hoshi-meguri, tur perahu untuk menyusuri sungai sambil menyaksikan tarian ikan bercahaya. Ada pula acara tahunan Yume Uo Matsuri, di mana para pemancing yang berhasil menangkap ikan mimpi lalu melepaskannya kembali akan diberi kesempatan menuliskan kilasan yang mereka dapatkan pada lentera kertas, sebelum dilepaskan ke sungai sebagai bentuk doa bersama.
Fasilitas ini dikelola oleh keluarga Kisaragi yang telah turun-temurun menjaga Sungai Hoshigawa. Kepala pengelola saat ini adalah Kisaragi Tomonobu, pria berusia 61 tahun yang berwibawa, dikenal selalu membawa pipa bambu panjang dan sering duduk di tepi sungai mengawasi arus air. Ia tenang, jarang bicara, tetapi semua keputusan penting di pemancingan berasal darinya. Putrinya, Kisaragi Akane (34), bertanggung jawab atas restoran Hoshinagi-an. Akane terkenal ramah, cekatan, dan memiliki bakat luar biasa dalam memasak ikan magis agar khasiatnya tidak hilang. Sementara itu, penginapan Yumeboshi Ryokan dikelola oleh adik Tomonobu, Kisaragi Haruto (58), sosok hangat dan pandai bercerita—ia sering menghibur tamu dengan kisah legenda Sungai Hoshigawa. Toko Hoshitori-dō dijalankan oleh cucu Tomonobu (putra dari Haruto), Kisaragi Ren (22), pemuda penuh energi yang kreatif menemukan inovasi alat pancing magis. Keluarga ini dikenal kompak: meski berbeda sifat, mereka sepakat bahwa Sungai Hoshigawa bukan hanya sumber wisata, melainkan warisan magis yang harus dijaga dengan penuh rasa hormat.
Biaya Fasilitas Wisata Pemancingan Hoshigawa: 両1,000/orang












Ruang Pengembangan Plot
-
Diperbolehkan menggunakan visualisasi sendiri, selama sesuai dengan rincian dan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi akses menuju fasilitas dengan gaya sihir masing-masing, selama sesuai dengan konteks sihir lingkup Mahoutokoro (non-tongkat) dan dengan tujuan lokasi sesuai penjelasan.
-
Diperbolehkan improvisasi tangkapan ikan beserta khasiatnya (dengan catatan tidak overpower), dengan status "tidak langka/jarang" selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi kudapan yang dapat dipesan di restoran, dengan tidak melabeli sebagai "makanan/minuman paling terkenal/khas di restoran".
-
Diperbolehkan improvisasi keadaan maupun situasi di fasilitas, selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi penambahan tokoh pegawai fasilitas selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan godmod tokoh pengelola, selama sesuai dengan karakteristik yang dijelaskan dan tidak mencoreng nama baik tokoh.
-
Diperbolehkan membangun topik interaksi antar sesama pengunjung maupun dengan tokoh pengelola maupun pegawai.
-
Diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya gelap, contoh: diam-diam menyusupkan benda terlarang melalui jalur Sungai Hoshigawa.
-
Tidak diperbolehkan membuat sejarah fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah/menambah jenis area fasilitas yang telah ada di penjelasan, kecuali hal kecil lainnya seperti taman, toilet atau kamar mandi.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya membuat fungsi fasilitas berubah.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya merusak bangunan fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah posisi maupun karakteristik tokoh pengelola.
📚 Perpustakaan Agung Sihir
(魔法大図書館)

Mahō Dai-Toshokan atau Perpustakaan Agung Sihir adalah pusat literasi dan arsip sihir terbesar yang menjadi jantung intelektual bagi komunitas sihir Jepang. Bangunan megah dengan arsitektur tradisional ini berdiri kokoh di tengah Distrik Kyōiku, sebuah kawasan khusus di Kota Takamagahara, Pulau Onogoro. Distrik Kyōiku sendiri memang didedikasikan sebagai pusat akademis, menampung lembaga pendidikan dasar sebelum anak-anak masuk ke Mahoutokoro, tempat kursus sihir lanjutan bagi warga dewasa, serta berbagai laboratorium penelitian independen. Karena letaknya yang strategis di pusat pendidikan, akses menuju perpustakaan ini sangat mudah. Bagi warga lokal Kyōiku, mereka biasanya cukup berjalan kaki atau menggunakan sapu sihir terbang rendah. Sementara bagi pengunjung dari luar distrik atau lokasi lain seantero Jepang, tersedia gerbang portal khusus yang berfungsi sebagai pusat teleportasi instan tepat di halaman depan perpustakaan, sehingga mobilitas antar wilayah tidak menjadi hambatan.
Memasuki bagian dalam, pengunjung akan disambut oleh tata ruang yang sangat luas dan terbagi menjadi beberapa sektor spesifik demi kenyamanan pemustaka. Lantai dasar adalah Zona Umum, tempat ribuan gulungan kuno dan buku ensiklopedia sihir dasar tersusun rapi di rak-rak kayu yang bisa bergeser sendiri sesuai kategori yang dicari pengunjung. Naik ke lantai atas yang berupa balkon melayang, terdapat Sektor Riset Lanjut yang berisi jurnal penelitian sihir modern dan teori magis kompleks, area ini dilengkapi dengan Bilik Hening, sebuah ruangan kaca kedap suara agar peneliti bisa membaca mantra tanpa mengganggu orang lain. Di bagian bawah tanah, terdapat Arsip Terlarang yang dijaga ketat, berisi sihir kuno berbahaya dan sejarah kelam yang hanya boleh diakses dengan izin khusus pemerintah. Selain koleksi bacaan, fasilitas ini juga menyediakan Kedai Teh Pengetahuan, sebuah area santai di mana pengunjung bisa memesan teh hijau yang disajikan oleh boneka kayu hidup, sambil mendengarkan buku yang bisa membacakan isinya sendiri dengan suara yang hanya dapat didengar oleh pembacanya.




Operasional harian perpustakaan ini dikelola oleh tiga tokoh utama yang sangat disegani. Kepala Pustakawan adalah Tuan Hideo, seorang penyihir tua dengan jenggot putih panjang yang selalu mengenakan jubah bermotif tinta bergerak. Sifatnya sangat tegas dan disiplin; ia tidak segan menegur pengunjung yang berisik hanya dengan tatapan matanya yang tajam. Di bagian Arsip Terlarang, penjaganya adalah Nyonya Kaori, wanita paruh baya berwajah anggun dengan rambut yang selalu disanggul rapi menggunakan tusuk konde perak. Nyonya Kaori memiliki sifat yang sangat teliti, curigaan, dan protektif terhadap koleksi buku langka, namun sangat lembut saat menjelaskan prosedur peminjaman. Terakhir, untuk urusan pelayanan umum dan pengembalian buku, ada Kenji, pemuda bertubuh tinggi besar yang selalu tersenyum ramah. Penampilannya sedikit berantakan dengan lengan kemeja yang selalu digulung, namun ia sangat cekatan dan sabar membantu pengunjung yang kebingungan mencari letak buku, seringkali menggunakan sihir angin kecil untuk mengambilkan buku dari rak yang tinggi.
Biaya Fasilitas Perpustakaan Agung Sihir: 両500/orang

.jpeg)

Ruang Pengembangan Plot
-
Diperbolehkan menggunakan visualisasi sendiri, selama sesuai dengan rincian dan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi akses menuju fasilitas dengan gaya sihir masing-masing, selama sesuai dengan konteks sihir lingkup Mahoutokoro (non-tongkat) dan dengan tujuan lokasi sesuai penjelasan.
-
Diperbolehkan improvisasi jenis buku yang dibaca selama tetap mematuhi nilai moral yang baik (buku tidak berisi bacaan porno atau hal tidak senonoh lainnya).
-
Diperbolehkan improvisasi kudapan yang dapat dipesan di kedai teh, dengan tidak melabeli sebagai "makanan/minuman paling terkenal/khas di kedai".
-
Diperbolehkan improvisasi keadaan maupun situasi di fasilitas, selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi penambahan tokoh pegawai fasilitas selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan godmod tokoh pengelola, selama sesuai dengan karakteristik yang dijelaskan dan tidak mencoreng nama baik tokoh.
-
Diperbolehkan membangun topik interaksi antar sesama pengunjung maupun dengan tokoh pengelola maupun pegawai.
-
Diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya gelap, contoh: diam-diam menyusup ke ruang arsip rahasia.
-
Tidak diperbolehkan membuat sejarah fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah/menambah jenis area fasilitas yang telah ada di penjelasan, kecuali hal kecil lainnya seperti taman, toilet atau kamar mandi.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya membuat fungsi fasilitas berubah.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya merusak bangunan fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah posisi maupun karakteristik tokoh pengelola.
🦁 Taman Satwa Magis
(魔獣園)

Tersembunyi jauh di dalam jantung Hutan Hakuchou yang rimbun di Pulau Onogoro, terdapat sebuah fasilitas konservasi dan wisata kebanggaan dunia sihir Jepang bernama Majūen atau Taman Satwa Magis. Lokasi ini dipilih secara khusus karena kepadatan energi alam di pusat hutan yang sangat cocok untuk kelangsungan hidup hewan-hewan magis. Bagi penduduk lokal Desa Hakuchou, taman ini adalah halaman belakang mereka yang dapat dicapai dengan berjalan kaki santai selama tiga puluh menit menyusuri jalan setapak berbatu yang membelah hutan. Namun, bagi penyihir dari luar desa atau wilayah lain di Jepang, akses menuju fasilitas memerlukan prosedur yang lebih ketat demi menjaga ketenangan ekosistem. Pengunjung luar wajib menggunakan portal transportasi resmi menuju titik kedatangan di Desa Hakuchou. Dari desa tersebut, mereka tidak diperkenankan menggunakan sihir teleportasi langsung ke dalam taman untuk mencegah gangguan pada barier pelindung kandang, sehingga mereka juga harus menempuh perjalanan kaki selama tiga puluh menit tersebut sebagai bentuk adaptasi energi sebelum memasuki area konservasi.
Begitu melintasi gerbang utama yang terbuat dari jalinan akar pohon raksasa yang hidup, pengunjung akan disambut oleh pembagian wilayah yang sangat terorganisir namun tetap terasa alami. Fasilitas ini terbagi menjadi tiga sektor utama yang saling terhubung oleh jembatan gantung transparan. Sektor pertama adalah Zona Fauna Domestik, sebuah area terbuka yang menyerupai habitat asli hutan Jepang, tempat hewan-hewan sihir lokal seperti Kucing Ekor-Api (bukan Nekomata, melainkan spesies kucing yang ujung ekornya mengeluarkan bara hangat untuk pengobatan) dan Rusa Bunga-Sakura yang tanduknya mekar sepanjang tahun berkeliaran bebas. Sektor kedua adalah Kubah Iklim Internasional, sebuah bangunan kaca raksasa yang dimantrai untuk meniru cuaca dari berbagai belahan dunia, menampung hewan sihir impor seperti Mooncalf dari Eropa yang hanya keluar saat ruangan dibuat menjadi malam hari, hingga Runespoor dari Afrika. Sektor terakhir adalah Area Rekreasi Terapung, tempat pengunjung bisa menikmati kuliner sihir seperti es krim yang tidak pernah meleleh atau dango yang bisa bernyanyi, sambil membeli cinderamata berupa bulu hewan yang rontok secara alami.
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

Kelancaran operasional Taman Satwa Magis sehari-harinya dipegang oleh tiga tokoh kunci yang mendedikasikan hidup mereka untuk kesejahteraan satwa. Kepala Konservasi dijabat oleh Igarasahi Kenzo, seorang pria paruh baya bertubuh kekar dengan rambut memutih yang selalu mengenakan pakaian kerja lapangan berwarna hijau lumut. Kenzo dikenal memiliki sifat yang sangat tegas dan disiplin terhadap manusia, namun berubah menjadi sangat lembut dan sabar ketika berhadapan dengan hewan buas yang sedang sakit. Di bagian kesehatan, terdapat Kepala Medis bernama Minami Kaori, seorang penyihir wanita muda berpenampilan nyentrik dengan rambut pendek berwarna ungu dan kacamata tebal yang selalu membawa tas medis kulit naga. Kaori memiliki sifat yang sangat teliti, cerewet, dan analitis, seringkali berbicara sangat cepat ketika menjelaskan diagnosa penyakit hewan kepada staf lain. Terakhir, urusan pengunjung ditangani oleh Renjiro Sato, manajer operasional yang berpenampilan rapi dengan setelan kimono modern dan selalu tersenyum ramah. Renjiro memiliki sifat diplomatik, tenang, dan sangat persuasif, mampu meredakan kepanikan pengunjung jika ada insiden kecil atau menangani komplain dengan solusi yang memuaskan semua pihak.
Biaya Fasilitas Taman Satwa Magis: 両1,100/orang

.jpeg)
.jpeg)
Ruang Pengembangan Plot
-
Diperbolehkan menggunakan visualisasi sendiri, selama sesuai dengan rincian dan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi akses menuju fasilitas dengan gaya sihir masing-masing, selama sesuai dengan konteks sihir lingkup Mahoutokoro (non-tongkat) dan dengan tujuan lokasi sesuai penjelasan.
-
Diperbolehkan improvisasi jenis hewan yang dilihat selama tetap mematuhi konsep dan setting fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi kudapan yang dapat dipesan di Area Rekreasi Terapung, dengan tidak melabeli sebagai "makanan/minuman paling terkenal/khas".
-
Diperbolehkan improvisasi keadaan maupun situasi di fasilitas, selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi penambahan tokoh pegawai fasilitas selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan godmod tokoh pengelola, selama sesuai dengan karakteristik yang dijelaskan dan tidak mencoreng nama baik tokoh.
-
Diperbolehkan membangun topik interaksi antar sesama pengunjung maupun dengan tokoh pengelola maupun pegawai.
-
Diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya gelap, contoh: Berusaha mencuri salah satu satwa untuk dijual tetapi gagal.
-
Tidak diperbolehkan membuat sejarah fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah/menambah jenis area fasilitas yang telah ada di penjelasan, kecuali hal kecil lainnya seperti taman, toilet atau kamar mandi.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya membuat fungsi fasilitas berubah.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya merusak bangunan fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah posisi maupun karakteristik tokoh pengelola.
🌿 Pusat Penyembuhan Yakushi-do
(薬師堂 施療院)

Pusat Penyembuhan Yakushi-do adalah fasilitas kesehatan utama yang menjadi tumpuan harapan bagi komunitas sihir di Jepang. Bangunan ini tidak terlihat seperti rumah sakit pada umumnya yang kaku dan berbau obat, melainkan dirancang menyerupai kompleks penginapan tradisional yang besar dan menenangkan. Terletak di jantung Distrik Jūtaku, yang merupakan kawasan pemukiman padat penduduk di Kota Takamagahara, Pulau Onogoro, posisi Yakushi-do sangat strategis. Lokasi ini dipilih tepat di titik pertemuan aliran energi alam yang mengalir di lereng bukit distrik tersebut, sehingga suasana di sekitarnya selalu dialiri udara segar yang penuh vitalitas untuk mempercepat proses penyembuhan pasien secara alami.
Akses menuju Yakushi-do dirancang dengan sistem keamanan dan kemudahan tingkat tinggi, mengingat fungsinya sebagai pusat layanan medis Komunitas Sihir Jepang. Bagi warga Distrik Jūtaku, fasilitas ini mudah dijangkau dengan berjalan kaki atau terbang rendah. Namun, keunggulan utamanya terletak pada integrasi gerbangnya dengan jaringan portal seluruh komunitas sihir resmi di seantero Jepang. Dalam situasi darurat medis, seorang penyihir yang terluka di wilayah luar seantero Jepang dapat memasuki portal komunitas lokal mereka, dan sistem sihir otomatis akan langsung mendeteksi kondisi kritis tersebut. Tanpa perlu mantra rumit, portal akan memintas antrean dan langsung mengirim pasien tersebut ke lobi kedatangan darurat Yakushi-do, memastikan pertolongan pertama bisa dilakukan dalam hitungan detik.
Memasuki bagian dalam, fasilitas ini terbagi menjadi beberapa sektor yang tertata rapi demi kenyamanan pasien. Bagian depan adalah Paviliun Genki, tempat layanan diagnosis awal dilakukan untuk penyakit ringan seperti flu sihir atau cedera akibat latihan mantra. Melangkah lebih ke dalam, terdapat Paviliun Seimei yang lebih tenang dan tertutup, dikhususkan sebagai bangsal rawat inap bagi pasien dengan penyakit kronis atau mereka yang sedang memulihkan diri dari kutukan berat. Di bagian paling belakang, fasilitas ini dilengkapi dengan area Onsen Medis, yaitu pemandian air panas alami yang airnya telah dimantrai dengan berbagai ramuan herbal. Area ini berfungsi sebagai pusat rehabilitasi dan terapi fisik, memungkinkan pasien berendam untuk memperbaiki aliran energi sihir atau menyambung tulang dengan cara yang rileks.



Pengelolaan Yakushi-do dijalankan oleh tiga tokoh sentral yang memiliki karakter unik namun saling melengkapi. Pimpinan tertinggi dipegang oleh Nenek Kaede, seorang tabib senior berbadan mungil yang selalu mengenakan kimono hijau lumut dan rambut putih disanggul rapi; ia dikenal memiliki sifat sangat tegas dan disiplin, tak segan memarahi pasien yang melanggar pantangan, namun sangat keibuan dalam merawat. Di sisi medis teknis, terdapat Dokter Ryosuke, spesialis bedah magis dan penangkal kutukan yang berperawakan tinggi kurus dengan kantung mata yang agak gelap; sifatnya sangat logis, jenius, dan bicara seperlunya, sering dianggap kaku namun sangat diandalkan dalam operasi kritis. Terakhir, suasana rumah sakit dicairkan oleh kehadiran Kepala Perawat Suster Sakura, wanita muda berseragam merah muda cerah yang memiliki sifat sangat ramah, sabar, dan memiliki ingatan fotografis tentang detail kesukaan setiap pasien, menjadikannya jembatan komunikasi yang hangat antara dokter dan pasien.
Biaya Fasilitas Pusat Penyembuhan Yakushi-do: 両600/orang
Biaya khusus menaikkan LP menjadi "SEHAT" (hanya bagi status koma hingga rentan): 両15,000/orang



Ruang Pengembangan Plot
-
Diperbolehkan menggunakan visualisasi sendiri, selama sesuai dengan rincian dan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi akses menuju fasilitas dengan gaya sihir masing-masing, selama sesuai dengan konteks sihir lingkup Mahoutokoro (non-tongkat) dan dengan tujuan lokasi sesuai penjelasan.
-
Diperbolehkan improvisasi jenis penyakit yang diderita selama tetap mematuhi konsep dan setting fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi jenis obat maupun ramuan yang diresepkan selama tetap mematuhi konsep dan setting fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi efek magis onsen medis yang dirasakan.
-
Diperbolehkan improvisasi keadaan maupun situasi di fasilitas, selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi penambahan tokoh pegawai fasilitas selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan godmod tokoh pengelola, selama sesuai dengan karakteristik yang dijelaskan dan tidak mencoreng nama baik tokoh.
-
Diperbolehkan membangun topik interaksi antar sesama pengunjung maupun dengan tokoh pengelola maupun pegawai.
-
Diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya gelap, contoh: Berusaha mencuri salah satu ramuan medis mahal untuk dijual tetapi gagal.
-
Tidak diperbolehkan membuat sejarah fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah/menambah jenis area fasilitas yang telah ada di penjelasan, kecuali hal kecil lainnya seperti taman, toilet atau kamar mandi.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya membuat fungsi fasilitas berubah.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya merusak bangunan fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah posisi maupun karakteristik tokoh pengelola.
🏮 Kedai Yoi no Kitsune
(酔いの狐)

Di jantung Distrik Goraku yang tidak pernah tidur, terdapat sebuah fasilitas pertemuan legendaris bagi penyihir dewasa bernama "Kedai Yoi-no-Kitsune" atau Rubah Mabuk. Bangunan ini berdiri megah dengan arsitektur kayu kuno yang dipoles sihir pengawet, terletak strategis di pusat Kota Takamagahara, Pulau Onogoro. Sebagai pusat hiburan utama bagi komunitas sihir Jepang, lokasi ini dikelilingi oleh atmosfer Distrik Goraku yang memukau, di mana ribuan lampion kertas melayang tanpa tali di udara, memancarkan cahaya hangat yang berwarna-warni. Di jalanan sekitar kedai, musik gamelan sihir terdengar lembut entah dari mana, sementara cuaca diatur secara magis agar selalu sejuk dan berangin lembut dengan kilauan debu peri yang turun seperti salju tipis. Waktu di distrik ini sering kali terasa melambat atau mempercepat sesuai kenyamanan pengunjung, dihiasi oleh berbagai ilusi rekreasional tak berbahaya, seperti bayangan ikan koi yang berenang di udara atau bunga sakura yang mekar dan gugur dalam hitungan detik untuk memanjakan mata para pejalan kaki.
Akses menuju Kedai Yoi-no-Kitsune sangatlah mudah. Bagi pengunjung yang berasal dari luar Distrik Goraku atau pulau lain, mereka dapat menggunakan jaringan portal yang terhubung otomatis dari seluruh penjuru Jepang; cukup membisikkan nama kedai saat melangkah masuk, mereka akan langsung tiba di gerbang depan yang dihiasi patung rubah batu bernyawa. Sementara bagi penduduk lokal Goraku, perjalanan menuju kedai adalah sebuah rekreasi tersendiri dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak yang memendar, menikmati visual distrik yang menipu indra dengan keindahan artistik sebelum akhirnya disambut oleh aroma sake hangat yang menggoda dari dalam kedai.
Begitu melangkah masuk, pengunjung akan disambut oleh interior yang memadukan kemewahan tradisional dan keajaiban modern. Ruangan utama kedai dikenal sebagai "Sungai Pertemuan," di mana terdapat aliran air jernih yang melayang mengelilingi ruangan, membawa nampan-nampan kayu berisi sake dan kudapan yang berlayar sendiri menuju pelanggan. Tidak ada kursi biasa di sini, melainkan bantal duduk yang melayang rendah di atas lantai tatami, memungkinkan para penyihir untuk berbaur dengan mudah. Di bagian yang lebih dalam, terdapat zona eksklusif bernama "Bilik Empat Musim," sebuah area privat di mana suasana, suhu, dan pemandangan di dalam bilik akan berubah sesuai dengan emosi kolektif orang-orang di dalamnya; jika percakapan hangat dan gembira, ruangan akan menjadi musim semi dengan kelopak bunga berguguran, namun jika pembicaraan menjadi serius dan dingin, ruangan akan berubah menjadi lanskap musim dingin yang tenang dan hening. Hiburan di tempat ini didukung oleh para Geisha penyihir yang tidak hanya menari, tetapi juga memanipulasi asap cerutu menjadi bentuk-bentuk cerita visual yang bergerak di udara, menciptakan interaksi sosial yang hidup dan penuh keajaiban.



Operasional kedai ini dijalankan oleh tiga tokoh ikonik yang sangat dihormati di dunia malam sihir Jepang. Pertama adalah sang pemilik, Nyonya Kanna, seorang penyihir wanita anggun yang selalu mengenakan kimono sutra yang motifnya bergerak layaknya ombak laut; ia dikenal memiliki sifat keibuan namun sangat tegas, dan konon matanya bisa melihat kebohongan seseorang hanya dalam sekali pandang. Ia dibantu oleh kepala bartender bernama Jiro, seorang pria bertubuh besar dengan kepala botak licin dan tato naga yang bisa bergerak di lengannya; Jiro memiliki sifat yang sangat ramah, humoris, dan terkenal dengan kemampuannya menuang dua puluh gelas sake sekaligus menggunakan telekinesis tanpa menumpahkan setetes pun. Terakhir, keamanan dijaga oleh Ren, seorang pemuda pendiam berwajah tampan namun dingin yang selalu berdiri di sudut bayangan; meskipun terlihat ramping, Ren adalah ahli mantra pelindung yang sangat kuat dan akan memindahkan tamu yang membuat onar keluar dari kedai hanya dengan jentikan jari yang senyap.
Biaya Fasilitas Kedai Yoi no Kitsune: 両1,100/orang



Ruang Pengembangan Plot
-
Diperbolehkan menggunakan visualisasi sendiri, selama sesuai dengan rincian dan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi akses menuju fasilitas dengan gaya sihir masing-masing, selama sesuai dengan konteks sihir lingkup Mahoutokoro (non-tongkat) dan dengan tujuan lokasi sesuai penjelasan.
-
Diperbolehkan improvisasi jenis sake maupun kudapan yang dipesan selama tetap mematuhi konsep dan setting fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi jenis hiburan yang disuguhkan selama kunjungan selama tetap mematuhi konsep dan setting fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi karakter geisha yang bertugas menemani.
-
Diperbolehkan improvisasi keadaan maupun situasi di fasilitas, selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi penambahan tokoh pegawai fasilitas selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan godmod tokoh pengelola, selama sesuai dengan karakteristik yang dijelaskan dan tidak mencoreng nama baik tokoh.
-
Diperbolehkan membangun topik interaksi antar sesama pengunjung maupun dengan tokoh pengelola maupun pegawai.
-
Diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya gelap, contoh: Bertemu dengan seorang assassin untuk merencanakan pembunuhan.
-
Tidak diperbolehkan membuat sejarah fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah/menambah jenis area fasilitas yang telah ada di penjelasan, kecuali hal kecil lainnya seperti taman, toilet atau kamar mandi.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya membuat fungsi fasilitas berubah.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya merusak bangunan fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah posisi maupun karakteristik tokoh pengelola.
🦊 Pasar Oboro-gai
(朧街)

Pasar Oboro-gai, sebuah distrik niaga kacau yang beroperasi di celah dimensi, tempat di mana hukum ekonomi konvensional tidak berlaku dan setiap transaksi adalah perjudian nasib. Pasar ini adalah surga bagi para Yōkai yang gemar memanipulasi realitas dan neraka bagi pengunjung yang polos. Udaranya berbau dupa kemenyan bercampur amis darah segar, dan langit-langitnya bukanlah angkasa, melainkan ribuan payung kertas tua yang berputar sendiri seolah mengawasi siapa pun yang berjalan di bawahnya. Di sini, uang bukanlah satu-satunya alat tukar; emosi, kenangan, bahkan sisa umur bisa menjadi mata uang yang sah, menciptakan atmosfer yang terus-menerus tegang dan penuh kewaspadaan.
Lokasi pasar ini adalah rahasia yang dijaga oleh alam itu sendiri, tersembunyi di balik lapisan realitas yang tipis namun mematikan. Akses satu-satunya dimulai dari tepi hutan Shinkai no Mori, yang bisa dicapai dengan kereta terbang dari distrik Chūsin atau mantra teleportasi, namun perjalanan sesungguhnya baru dimulai di gerbang portal. Di dekat gerbang kawasan masuk hutan, pengunjung harus menemukan sebuah Torii (gerbang kuil) yang terbuat dari tulang belulang raksasa purba, bukan kayu. Portal ini sangat "pemilih" dan hanya terbuka pada pukul 16:00 hingga 16:30 di hari genap. Saat melangkah masuk, pengunjung akan merasakan sensasi ditarik paksa oleh ribuan tangan tak kasat mata, sebuah filter sihir untuk menolak mereka yang berjiwa lemah. Untuk keluar, aturannya sederhana. Pengunjung harus menuju Pohon Beringin Penelan di ujung pasar. Mereka wajib menyentuh batang pohon yang berdenyut seperti jantung itu dan memejamkan mata, membiarkan akar-akarnya melilit tubuh mereka sepenuhnya sebelum dimuntahkan kembali ke tepi hutan Shinkai no Mori dalam sekejap mata.
Struktur pasar ini terbagi menjadi zona-zona yang membingungkan dan penuh jebakan indrawi. Zona pertama adalah Lorong Hasrat, area kuliner di mana makanan yang disajikan sering kali masih hidup atau menjerit saat digigit; kedai-kedai di sini menjual Sake Ilusi yang membuat peminumnya melihat masa depan palsu, atau Sate Lidah Pembohong yang benar-benar terbuat dari lidah makhluk yang suka berbohong. Masuk lebih dalam, terdapat Bazar Tipu Muslihat, tempat transaksi barang-barang terkutuk dan ilegal. Di sini, Yōkai pedagang tidak memajang harga pas, melainkan mengajak pembeli bertaruh teka-teki; jika menang, pembeli mendapat benda langka seperti Kunci Dimensi, tapi jika kalah, pembeli mungkin kehilangan kemampuan bicaranya. Zona terakhir dan paling berbahaya adalah Rumah Judi Nasib, sebuah paviliun merah darah tempat Yōkai maupun penyihir bertaruh bukan dengan koin, melainkan dengan keberuntungan mereka sendiri, dipimpin oleh bandar-bandar curang yang bisa memanipulasi dadu dengan kedipan mata.



Kelancaran operasional pasar ini diawasi oleh tiga tokoh pengelola Yōkai yang sangat disegani. Pertama adalah Zenki, sesosok Tengu berwajah merah dengan hidung panjang dan sayap hitam lebar. Ia bertugas sebagai kepala keamanan yang tegas dan kaku, memastikan tidak ada pertikaian fisik antar pengunjung yang mabuk. Kedua adalah O-Gin, seorang Kitsune atau siluman rubah berwujud wanita cantik dengan kimono sutra mewah yang selalu membawa kipas emas. Sifatnya manipulatif namun ramah dan sangat cerdas dalam bernegosiasi, ia bertugas mengelola perputaran uang dan pajak pedagang. Terakhir adalah Gama-jii, seekor katak raksasa bungkuk yang mengenakan rompi pedagang kuno. Meskipun penampilannya lamban dan matanya selalu terlihat mengantuk, Gama-jii adalah pengelola logistik yang sangat teliti, ia memiliki sifat kebapakan namun sangat pelit jika ada yang mencoba menawar harga kamar penginapan yang ia kelola.
Biaya Fasilitas Pasar Oboro-gai: 両1,100/orang



Ruang Pengembangan Plot
-
Diperbolehkan menggunakan visualisasi sendiri, selama sesuai dengan rincian dan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi akses menuju fasilitas dengan gaya sihir masing-masing, selama sesuai dengan konteks sihir lingkup Mahoutokoro (non-tongkat) dan dengan tujuan lokasi sesuai penjelasan.
-
Diperbolehkan improvisasi jenis barang maupun kudapan yang dibeli dan disantap selama tetap mematuhi konsep dan setting fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi jenis yōkai yang ditemui, selama tetap mematuhi konsep dan setting fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi keadaan maupun situasi di fasilitas, selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan improvisasi penambahan tokoh pegawai fasilitas selama relevan dengan konteks fasilitas.
-
Diperbolehkan godmod tokoh pengelola, selama sesuai dengan karakteristik yang dijelaskan dan tidak mencoreng nama baik tokoh.
-
Diperbolehkan membangun topik interaksi antar sesama pengunjung maupun dengan tokoh pengelola maupun pegawai.
-
Diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya gelap, contoh: Menjual teman sendiri sebagai budak yōkai dengan imbalan sebuah barang yang amat berharga.
-
Tidak diperbolehkan membuat sejarah fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah/menambah jenis area fasilitas yang telah ada di penjelasan, kecuali hal kecil lainnya seperti taman, toilet atau kamar mandi.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya membuat fungsi fasilitas berubah.
-
Tidak diperbolehkan membangun alur plot yang sifatnya merusak bangunan fasilitas.
-
Tidak diperbolehkan mengubah posisi maupun karakteristik tokoh pengelola.
