
DESA-DESA
DI ONOGORO
Pulau Onogoro, sebagai pusat komunitas sihir Jepang, tidak hanya menjadi lokasi berdirinya Kota Takamagahara, tetapi juga memiliki lanskap alam yang kaya dan unik. Pulau ini dipenuhi oleh berbagai desa sihir yang tersebar di seluruh wilayah, masing-masing memiliki spesialisasi dan peran penting dalam menunjang kehidupan masyarakat sihir secara keseluruhan.
LATAR BELAKANG PROYEK
DESA TAKAMORI
(高森村)
.webp)
Fokus utama: Pertanian & Perkebunan Sihir: penghasil bahan baku ramuan sihir terbaik seantero Jepang
Lokasi: Barat daya pulau, area perbukitan rendah dan tanah subur.
🗺️ Letak & Akses
Desa Takamori terletak di sisi barat daya Pulau Onogoro. Dari stasiun langit distrik Chūsin di Takamagahara, perjalanan dimulai dengan menggunakan kereta kastil terbang yang berhenti di stasiun langit Midori no Toge. Dari sana, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan dengan kereta sihir darat berbentuk biji bunga — kendaraan khas Takamori yang berjalan di atas akar-akar besar berpendar hijau, tanpa masinis, dituntun langsung oleh energi sihir tanah.
Bagi mereka yang merupakan penghuni desa, portal langsung dari distrik Chūshin tersedia langsung ke alun-alun desa. Aksesnya dibatasi untuk warga terdaftar dan pegawai pemerintahan. Teleportasi secara langsung menggunakan rapalan mantra diperbolehkan namun hanya sampai di bawah stasiun langit Midori no Toge, dengan alasan keamanan.
Gerbang masuk desa berbentuk torii hijau lumut yang diselimuti jaring ilusi daun, tampak samar dari kejauhan. Siapa pun yang tidak memiliki niat baik akan berputar di tempat yang sama berulang kali — perlindungan alami dari sihir tanah Takamori.
Energi magis di Takamori adalah jenis yang lembut, bersirkulasi lambat, dan bersifat menyembuhkan. Beberapa penyihir berkata, kalau kau tinggal cukup lama di sana, tubuhmu akan menyesuaikan diri dan aliran sihirmu menjadi lebih stabil.
Para murid Mahoutokoro kadang dikirim ke sini untuk praktik lapangan dalam pelatihan langsung mengenai tanaman herba sihir dan hubungan energi antara tanah dan penyihir.
🌤️ Geografis & Iklim
Takamori terhampar di atas lereng bukit berundak, dengan ladang berkilauan yang berubah warna tergantung musim sihir. Di musim semi, tanahnya memancarkan cahaya keemasan dari serbuk magis yang terkandung di udara; sementara pada musim dingin, kabut lembut menyelimuti desa dengan aroma rempah dan bunga kering. Iklimnya lembap dan sejuk, dengan hujan ringan hampir setiap sore — bukan hujan biasa, melainkan “hujan ramuan”, yang membawa partikel energi sihir halus untuk menyuburkan tanaman dan memperkuat hasil panen.
🌾 Suasana & Kehidupan Warga
Warga Takamori dikenal tenang, pekerja keras, dan berhati lembut. Mereka menghargai keseimbangan alam dan memperlakukan tanah dengan rasa hormat. Meskipun sebagian besar penduduk bekerja sebagai petani sihir dan peracik bahan mentah, bukan berarti semua orang bermata pencaharian sama. Banyak pegawai pemerintahan, peneliti, atau pensiunan penyihir yang memilih tinggal di sini karena suasananya yang damai dan konsep hidup perlahan — slow living, begitu kata mereka. Warga desa punya kebiasaan unik: setiap pagi sebelum fajar, mereka akan menyalakan dupa dari daun kering Takamori herb dan meletakkannya di depan pintu rumah sebagai bentuk penghormatan kepada roh tanah. Dikatakan, itulah yang membuat tanaman di sini tumbuh lebih cepat dan lebih kuat dari mana pun di Onogoro.
🏡 Spot Ikonik
-
Ladang Emas Takamori (高森の黄金畑) – hamparan tanaman berpendar kuning keemasan yang bisa berubah warna sesuai tingkat energi sihir di sekitarnya. Saat bulan purnama, ladang ini memantulkan cahaya lembut seperti lautan bintang.
-
Pasar Ramuan Hijau (緑の市場) – pasar terbuka tempat para peracik, tabib, dan penyihir dari seluruh Jepang datang untuk membeli bahan segar, kadang disertai barter langka antar penyihir tua. Harga ramuan di sini lebih murah hingga 80% dibanding harga di luar.
-
Pohon Arashi (嵐の木) – pohon raksasa di tepi desa yang konon menjadi sumber cuaca magis Takamori. Daunnya berubah warna mengikuti cuaca yang akan datang — biru sebelum hujan, merah sebelum badai, dan putih jika akan turun kabut penyembuh.
LATAR BELAKANG PROYEK
DESA YUKITSUKI
(雪月村)
Fokus Utama: Desa para pengrajin jimat dan kristal sihir, di bawah cahaya bulan abadi.
Lokasi: Tengah Onogoro, di lereng utara Gunung Aokiba; daerah bersalju abadi dengan kristal es sihir.
🗺️ Letak & Akses
Desa Yukitsuki terletak di wilayah tengah Pulau Onogoro, tersembunyi di dalam lereng utara Gunung Aokiba. Dari Takamagahara, perjalanan dimulai dengan menaiki Kereta kastil terbang dari Stasiun langit di Chūshin-ku hingga Stasiun langit Nagi-no-Oka tepat di pinggir desa.
Bagi mereka yang merupakan penghuni desa, portal langsung dari distrik Chūshin-ku tersedia langsung ke alun-alun desa. Aksesnya dibatasi untuk warga terdaftar dan pegawai pemerintahan.
Teleportasi menggunakan rapalan mantra diperbolehkan. Namun, para penyihir jarang menggunakannya di wilayah ini, kecuali para penyihir ahli tingkat atas. Ini dikarenakan sihir ruang di Yukitsuki kerap tidak stabil karena resonansi kristal es yang padat, dan perpindahan instan berisiko menyebabkan penyimpangan ruang—terkadang bahkan membawa penyihir ke tengah badai es di dimensi kabut. Karena itu, perjalanan dengan perantara sihir seperti transportasi atau portal dianggap lebih aman.
🌤️ Geografis & Iklim
Desa Yukitsuki selalu diselimuti salju abadi. Fenomena ini bukan karena cuaca alamiah, melainkan akibat kutukan kuno yang ditinggalkan oleh seorang penyihir tua bernama Yukihara no Ama, yang hidup lebih dari tiga abad silam.
Menurut kisah yang diturunkan penduduk setempat, Yukihara dulunya adalah seorang ahli sihir cuaca dan penjaga ritual musim dingin di Aokiba. Namun suatu ketika, setelah terjadi perselisihan dengan warga desa yang menuduhnya membawa bencana panen, ia melantunkan mantra salju abadi dari bahasa sihir kuno — sebuah sihir yang bahkan kini tak lagi diajarkan di akademi sihir mana pun. Mantra itu membungkus seluruh lereng dengan kabut dingin yang tak pernah surut, menjadikan salju di sana tak pernah mencair, bahkan di musim panas.
Kutukan tersebut sejatinya hanya bisa dilepaskan oleh Yukihara sendiri. Namun ia wafat secara misterius di puncak gunung sebelum sempat menenangkan amarahnya. Hingga kini, para peneliti sihir dan murid Mahoutokoro masih menjadikan Desa Yukitsuki sebagai tempat studi alam sihir, sebab salju di sana mengandung partikel sihir beku (霊氷粒, Reihyō-ryū) — sisa kekuatan Yukihara yang masih hidup dalam bentuk energi dingin.
Menariknya, penduduk Yukitsuki justru telah berdamai dengan kutukan itu. Mereka memanfaatkan kondisi abadi tersebut untuk membangun ritme hidup yang selaras dengan dingin, menjadikan salju bukan sebagai ancaman, melainkan sumber mata pencaharian. Dari energi dingin yang memancar di udara, mereka mengembangkan seni pengawetan sihir beku, suatu teknik kuno yang mampu menjaga kemurnian ramuan dan bahan sihir tanpa bantuan api atau alat buatan. Desa ini juga menjadi satu-satunya tempat di Onogoro yang mampu memproduksi minuman es sihir dan kristal pendingin alami untuk kebutuhan medis dan eksperimen sihir. Hujan salju di sini tidak biasa — butirnya berkilau lembut, disebut hikari-yuki (光雪), salju bercahaya yang konon terbentuk dari sihir para leluhur pengrajin.
🌾 Suasana & Kehidupan Warga
Warga Yukitsuki dikenal tenang, fokus, dan lembut dalam berbicara. Mereka meyakini bahwa suara keras dapat “menggetarkan” energi sihir di udara dan merusak harmoni kristal, sehingga komunikasi di sini kerap berlangsung dalam nada rendah atau bahkan isyarat tangan.
Mayoritas penduduknya adalah pengrajin alat sihir kristal, jimat pelindung, serta peramu minuman sihir es, meski tidak sedikit juga pejabat dan penyihir dari kementerian yang memilih tinggal di sini demi ketenangan dan udara murninya. Setiap malam bulan purnama, warga menyalakan lentera biru di jendela rumah mereka — tradisi kuno untuk menghormati roh-roh pelindung salju yang menjaga desa dari kekuatan luar.
🏡 Spot Ikonik
-
Tsukigane Terrace (月金台) – Tebing tinggi berlapis es bening yang memantulkan cahaya bulan menjadi ribuan serpihan cahaya. Tempat favorit untuk meditasi dan membuat jimat permohonan.
-
Bengkel Shirayuki (白雪工房) – Rumah produksi jimat dan alat sihir pelindung ternama, konon bahkan Menteri Sihir Jepang pernah memesan jimat pribadinya di sini.
-
Kuil Yuki-no-Kami (雪の神社) – Kuil kecil yang selalu tertutup salju lembut. Banyak penyihir datang untuk memohon ketenangan batin sebelum meramu jimat atau ramuan penting.

LATAR BELAKANG PROYEK
DESA HINOKAMI
(火神村)

Fokus Utama: Desa para penempa api, di mana nyala sihir tak pernah padam.
Lokasi: Timur Onogoro, di sekitar lereng utara Gunung Shinku; dekat area magma sihir
🗺️ Letak & Akses
Desa Hinokami terletak di wilayah timur Pulau Onogoro, di utara lereng gunung Shinku yang memancarkan cahaya merah lembut. Dari Takamagahara, perjalanan menuju desa ini dapat ditempuh dari stasiun langit distrik Chūsin melalui Kereta kastil terbang, yang berakhir di Stasiun Hi-no-Kawa — dari sana, pengunjung dapat melewati jembatan kayu yang melayang di atas arus panas yang dijaga dengan pengendalian sihir api tingkat tinggi menuju gerbang desa.
Bagi mereka yang merupakan penghuni desa, portal langsung dari distrik Chūshin tersedia langsung ke alun-alun desa. Aksesnya dibatasi untuk warga terdaftar dan pegawai pemerintahan. Teleportasi menggunakan rapalan mantra tidak direkomendasikan di area ini. Kepadatan sihir api di bawah tanah kerap menyebabkan gangguan arus sihir yang dapat mengubah titik tujuan teleportasi. Dalam kasus ekstrem, penyihir bisa muncul di tengah ruang tempa atau bahkan di kawah aktif — sesuatu yang sudah pernah terjadi lebih dari sekali di masa lalu. Maka, bepergian ke Hinokami bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga bentuk penghormatan pada kekuatan api yang menjadi pelindung desa.
🌤️ Geografis & Iklim
Iklim di Hinokami panas dan kering, dengan udara hangat yang berembus dari lereng gunung setiap waktu. Tanah di sini berwarna kemerahan, kaya akan mineral sihir yang menjadi bahan utama bagi penempaan logam dan alat tempur magis.
Langit di atas desa hampir selalu berwarna jingga keemasan menjelang sore, dan pada malam hari, udara dipenuhi percikan cahaya kecil — sisa energi sihir api yang melayang seperti kunang-kunang merah. Meski tampak keras, lingkungan di Hinokami dilindungi oleh barrier suhu sihir, menjaga agar penduduk tetap dapat hidup nyaman tanpa terkena hawa ekstrem dari gunung berapi.
🌾 Suasana & Kehidupan Warga
Warga Hinokami dikenal bersemangat, keras kepala, dan penuh semangat hidup. Mereka berbicara dengan suara lantang dan tawa besar, cerminan dari sifat api yang mengalir dalam darah mereka.
Sebagian besar bekerja sebagai penempah senjata sihir, pembuat logam tempur, dan ahli pengendalian api, namun banyak pula penyihir lain yang datang untuk belajar seni penempaan di bawah bimbingan para master tua desa ini atau sekadar tinggal bermukim.
Rumah-rumah khas penduduk asli Hinokami terbuat dari batu hitam tahan panas dan beratap logam sihir yang berpendar merah samar saat malam — pemandangan yang menakjubkan dari kejauhan, seolah desa itu menyala lembut di tengah kegelapan.
🏡 Spot Ikonik
Tungku Agung Kurogama (黒釜大炉) – Pusat penempaan sihir terbesar di Onogoro, di mana besi sihir dan artefak tempur tingkat tinggi ditempa. Hanya sedikit penyihir yang diizinkan masuk ke ruang terdalamnya.
Jembatan Enka (炎華橋) – Jembatan batu berlapis energi api yang melintasi sungai lava magis. Saat malam, permukaannya berpendar seperti bunga api yang menari.
Kuil Kagutsuchi (迦具土神社) – Kuil kuno yang didedikasikan untuk dewa api. Banyak penyihir datang ke sini untuk memurnikan sihir mereka dari emosi destruktif dan menyeimbangkan panas jiwa.
LATAR BELAKANG PROYEK
DESA MIZUKUSA
(水草村)
Fokus Utama: Desa air dan herbal, tempat kehidupan mengalir setenang arus sungai magis.
Lokasi: Barat Onogoro, dekat rawa dan danau kecil menuju barat laut; spesialis tanaman air dan herbal penyembuhan.
🗺️ Letak & Akses
Desa Mizukusa terletak di wilayah barat Pulau Onogoro, di sepanjang aliran sungai kecil Nami-no-Michi (波の道川) yang berliku lembut dari pegunungan hingga bermuara ke laut. Dari stasiun langit distrik Chūsin, Takamagahara, perjalanan ditempuh melalui kereta kastil terbang hingga Stasiun langit Mizube lalu dilanjutkan dengan perahu sihir terapung yang mengikuti arus sungai menuju desa.
Bagi mereka yang merupakan penghuni desa, portal langsung dari distrik Chūshin tersedia langsung ke alun-alun desa. Aksesnya dibatasi untuk warga terdaftar dan pegawai pemerintahan.
Teleportasi menggunakan rapalan mantra bisa dilakukan, namun dilarang tanpa izin otoritas lokal, sebab arus air di sekitar desa memiliki resonansi sihir yang unik — bila salah perhitungan, penyihir dapat muncul di tengah sungai atau bahkan di bawah air. Karena itu, perjalanan dengan perahu justru aman sekaligus menegaskan tradisi.
🌤️ Geografis & Iklim
Mizukusa adalah desa rawa dan sungai, dengan rumah-rumah khas panggung kayu berdiri di atas air jernih yang berkilau kehijauan. Iklimnya lembap dan teduh, dengan kabut tipis yang menggantung di permukaan air setiap pagi. Hujan ringan sering turun, bukan karena cuaca alami, melainkan hasil sihir pemurnian air yang dilakukan secara berkala oleh para penduduk untuk menjaga kestabilan energi alam. Tanaman air magis tumbuh di mana-mana — mulai dari lumut bercahaya hingga bunga-bunga biru yang hanya mekar bila disentuh sinar bulan. Energi sihir di sini mengalir seperti air: lembut, menyembuhkan, dan tidak pernah berhenti bergerak.
🌾 Suasana & Kehidupan Warga
Warga Mizukusa terkenal ramah, sabar, dan penuh empati. Mereka hidup dalam ritme yang tenang, selaras dengan air dan waktu. Banyak di antara mereka yang bekerja sebagai pengelola tanaman air, peramu ramuan penyembuhan, serta peneliti herbal magis langka.
Namun, tidak semua hidup di bidang itu — beberapa pejabat kementerian, penulis, dan peneliti memilih tinggal di sini untuk mencari ketenangan, atau sekadar mengembalikan kejernihan pikiran.
Tradisi utama desa ini adalah “Festival Suigetsu” (水月祭) yang diadakan setiap awal musim panas, di mana ratusan lentera air dilepaskan ke sungai untuk menghormati roh penuntun kehidupan dan memohon kesehatan.
🏡 Spot Ikonik
-
Taman Air Shinsui (清水苑) – Area luas yang dipenuhi tanaman air langka dan kolam ramuan alami. Banyak penyihir datang untuk mencari bahan obat atau sekadar bermeditasi di bawah pohon teratai sihir.
-
Rumah Kaca Utsuro (空硝の館) – Laboratorium alami dari kaca transparan yang dikelilingi kabut lembut; tempat penelitian ramuan dan bunga air yang konon bisa menyerap emosi negatif.
-
Sungai Nami-no-Michi (波の道川) – Sungai utama yang mengalir di tengah desa, dikenal memiliki arus sihir yang mampu memperkuat energi spiritual penyihir bila mereka berendam di dalamnya saat bulan purnama.

LATAR BELAKANG PROYEK
DESA KUROGANE
(黒金村)
Fokus Utama: Pengrajin logam sihir, produsen alat transportasi sihir.
Lokasi: Utara, di lembah Gunung Kurogane; pusat pengrajin logam sihir.
🗺️ Letak & Akses
Desa Kurogane terletak di lembah Gunung Kurogane, bagian utara Onogoro. Akses utama menuju desa ini melalui jalur kereta kastil terbang dari distrik Hōan-ku yang berakhir di Stasiun Lembah Kurogane. Dari sana, pengunjung akan melewati terowongan batu alam yang mengarah langsung ke desa. Teleportasi jarak jauh memang memungkinkan, tetapi tidak disarankan karena area pegunungan memiliki kadar logam sihir tinggi yang dapat mengganggu kestabilan sihir dan menyebabkan gangguan arah. Bagi mereka yang merupakan penghuni desa, portal langsung dari distrik Chūshin-ku tersedia langsung ke alun-alun desa. Aksesnya dibatasi untuk warga terdaftar dan pegawai pemerintahan.
🌤️ Geografis & Iklim
Desa ini dikelilingi tebing logam alami yang berkilau keperakan ketika terkena sinar matahari. Suhu udara relatif dingin di pagi dan malam hari, dengan kabut tipis yang sering turun di antara celah pegunungan. Tanahnya berbatu, namun mengandung mineral sihir yang sangat berharga bagi pengrajin dan pandai besi setempat.
🌾 Suasana & Kehidupan Warga
Warga Kurogane dikenal disiplin, pekerja keras, dan memiliki keahlian tinggi dalam pengolahan logam sihir. Banyak pandai besi, insinyur sihir, dan pengrajin alat tempur tinggal di sini. Meskipun berorientasi industri, kehidupan desa tetap tertata dan tenang — sebagian warga bekerja untuk pemerintahan di Takamagahara, namun memilih menetap di sini karena suasananya yang stabil dan jauh dari hiruk-pikuk kota. Suara dentingan besi sudah menjadi bagian dari keseharian, namun tak ada yang menganggapnya mengganggu.
🏡 Spot Ikonik
-
Peleburan Kurogane Lama (黒金鍛場): tempat peleburan logam sihir tertua di Onogoro, masih beroperasi hingga kini.
-
Menara Detak (時打塔): menara jam besar dari logam sihir hitam yang menjadi simbol desa. Setiap jam berdentang, seluruh desa dapat mendengarnya bergema di lembah.
-
Pasar Tsubame: pusat perdagangan alat sihir dan logam langka, tempat pengrajin dari berbagai daerah datang mencari bahan khusus.

LATAR BELAKANG PROYEK
DESA HAKUCHOU
(白鳥村)
Fokus Utama: Pelatih hewan/hewan magis, pengembang komunikasi magis berbasis hewan.
Lokasi: Barat laut Onogoro, tepi danau Hakuchou
🗺️ Letak & Akses
Desa Hakuchou berada di tepi danau di barat laut Onogoro. Jalur ke desa ini bisa ditempuh melalui kereta kastil terbang dari distrik Chūshin di Takamagahara, kemudian dilanjutkan dengan perahu kecil yang menyeberangi Danau Hakuchou. Teleportasi menggunakan rapalan mantra dibebaskan. Bagi mereka yang merupakan penghuni desa, portal langsung dari distrik Chūshin tersedia langsung ke alun-alun desa. Aksesnya dibatasi untuk warga terdaftar dan pegawai pemerintahan.
🌤️ Geografis & Iklim
Hakuchou memiliki bentang alam yang didominasi danau, rawa dangkal, dan padang rumput luas. Iklimnya sejuk dengan kabut lembut di pagi hari dan langit cerah di sore hari. Di musim gugur, warna pepohonan di sekitar danau berubah menjadi jingga keemasan, menjadikannya salah satu pemandangan paling dikenal di Onogoro.
🌾 Suasana & Kehidupan Warga
Warga Hakuchou dikenal tenang, sabar, dan memiliki hubungan yang kuat dengan alam. Sebagian besar bekerja sebagai pelatih hewan dan peneliti makhluk magis, terutama burung dan hewan air. Mereka juga mengembangkan sistem komunikasi magis berbasis hewan, digunakan oleh banyak lembaga di Takamagahara. Kehidupan di desa berjalan perlahan, penuh ketenangan, dan cenderung mengikuti ritme alam. Tidak jarang pegawai pemerintahan atau peneliti sihir dari kota menetap di sini untuk mencari ketenangan atau inspirasi.
🏡 Spot Ikonik
-
Danau Hakuchou: pusat kehidupan desa, sering dijuluki “Cermin Langit” karena kejernihan airnya. Banyak burung magis berwarna putih bermigrasi ke sini setiap musim semi.
-
Menara Komunikasi Shiranui: menara batu yang digunakan untuk penelitian komunikasi magis jarak jauh dengan bantuan burung pesan.
-
Pusat Pelatihan Tsukishiro: tempat melatih hewan magis dan menguji ikatan kontrak antara manusia dan hewan sihir.

LATAR BELAKANG PROYEK
DESA AOKIBA
(青木場村)
Fokus Utama: Pengrajin kayu sihir, spesialis sihir ruang dan hunian.
Lokasi: Tengah Onogoro, hutan selatan Gunung Aokiba
🗺️ Letak & Akses
Desa Aokiba terletak di hutan selatan Gunung Aokiba, di wilayah tengah Onogoro. Akses transportasi menggunakan kereta kastil terbang dari distrik Chūshin di Takamagahara hingga Stasiun langit Hoshimine di atas Lembah Rekreasi Aokiba, lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki singkat menembus hutan pinus. Teleportasi menggunakan rapalan mantra di area ini tidak mengalami kendala dan aman digunakan kapan saja. Bagi mereka yang merupakan penghuni desa, portal langsung dari distrik Chūshin tersedia langsung ke alun-alun desa. Aksesnya dibatasi untuk warga terdaftar dan pegawai pemerintahan.
🌤️ Geografis & Iklim
Aokiba berada di dataran tinggi berhutan lebat. Udara di sini dingin dan segar sepanjang tahun, dengan salju ringan di musim dingin dan kabut pinus di pagi hari. Hutan Aokiba dikenal memiliki kayu sihir berkualitas tinggi, digunakan dalam pembuatan tongkat sihir, bangunan tahan sihir, dan furnitur ritual. Suara gemericik air dari sungai-sungai kecil yang mengalir di antara pohon pinus menjadi ciri khas lanskapnya.
🌾 Suasana & Kehidupan Warga
Warga Aokiba dikenal pekerja keras dan sederhana. Mayoritas adalah pengrajin kayu sihir, pembuat furnitur dan struktur ruang sihir, atau peneliti yang mempelajari resonansi alami antara kayu dan energi magis. Mereka memiliki tradisi gotong royong kuat; hampir setiap pembangunan rumah baru dilakukan secara kolektif oleh warga desa. Kehidupan di Aokiba tenang dan teratur, dengan keseharian yang diisi aroma kayu pinus dan suara alat pahat. Banyak pegawai dari Takamagahara memilih tinggal di sini untuk menikmati udara bersih dan suasana yang jauh dari hiruk pikuk kota.
🏡 Spot Ikonik
-
Hutan Pinus Aokiba: kawasan hutan sihir utama yang dilindungi, tempat tumbuhnya pohon-pohon tua dengan serat kayu bercahaya samar saat malam hari.
-
Bengkel Kayu Kinoshita: pusat pengrajin tertua di desa, dikenal menghasilkan furnitur sihir yang digunakan di beberapa kantor pemerintahan Takamagahara.
-
Paviliun Tsukikage: bangunan terbuka di puncak bukit yang digunakan untuk pertemuan warga dan ritual tahunan penghormatan terhadap roh penjaga hutan.

