
LANSKAP ALAM
DI ONOGORO
Selain Kota Takamagahara dan desa-desa, Pulau Onogoro juga dikelilingi oleh pegunungan, hutan, dan perairan yang memiliki karakteristik khusus. Lanskap alam ini tidak hanya berfungsi sebagai sumber daya sihir dan pusat aktivitas magis, tetapi juga menjadi area hunian yang dapat dipilih oleh para penyihir. Penyihir diperbolehkan untuk memiliki hunian di area-area ini, sesuai dengan ketentuan sistem hunian yang berlaku.
LATAR BELAKANG PROYEK
GUNUNG SHINKU
(真紅山)
.png)
🗺️ Letak & Akses
Gunung Shinku berada di timur Onogoro. Perjalanan ditempuh dari distrik Chūshin menggunakan kereta kastil terbang hingga Stasiun langit Onsen Reisen. Jika ingin lebih jauh ke dalam gunung, dapat menggunakan kereta sihir bawah tanah sebelum memasuki area vulkanik. Teleportasi menggunakan rapalan mantra di area ini tidak mengalami kendala dan aman digunakan kapan saja.
Bagi mereka yang merupakan penghuni pemukiman gunung non-desa, portal langsung dari distrik Chūshin tersedia langsung ke gerbang masuk area hunian. Aksesnya dibatasi untuk warga terdaftar dan pegawai pemerintahan.
🌤️ Geografis & Iklim
Gunung Shinku merupakan gunung aktif dengan aktivitas sihir termal yang sangat tinggi. Dari kejauhan, kawahnya tampak berpendar merah lembut saat malam hari — bukan karena api, melainkan karena aliran energi sihir panas yang berdenyut di dalam batuan. Suhunya cukup ekstrem di sekitar lereng bawah, namun berangsur stabil di lembah tengah menuju selatan, tempat komunitas hunian non-desa berdiri.
Uniknya, bagian lembah selatan justru begitu subur, hijau, dan sejuk — sebuah anomali alam yang diyakini terbentuk karena pertemuan aliran sihir tanah dan air di bawah lapisan batu vulkanik. Di sanalah berdiri Onsen Reisen, pemandian air panas alami yang menjadi tempat peristirahatan populer bagi penyihir dari seluruh Onogoro. Airnya hangat, namun udara di sekitarnya tetap dingin dan segar, menciptakan harmoni yang menenangkan antara panas dan kesejukan.
Sementara itu, di lereng utara terdapat Desa Hinokami, dikenal sebagai desa para penempa api. Penduduknya mewarisi seni kuno penempaan logam menggunakan energi sihir api dari perut gunung. Asap putih tipis kerap terlihat mengepul dari bengkel-bengkel sihir di sana, menandakan kehidupan yang tak pernah padam di desa yang tumbuh berdampingan dengan kekuatan gunung yang menyala abadi.
🌋 Suasana & Kehidupan Komunitas Hunian
Komunitas hunian non-desa di Gunung Shinku didominasi oleh peneliti, penempaan sihir, serta pengrajin batu merah — bahan penting untuk pembuatan inti tongkat dan perisai sihir tahan panas. Rumah-rumah di sini dibangun menggunakan batu tahan sihir dengan atap reflektif yang menahan panas berlebih.
Warga dikenal disiplin dan berhati-hati; kebanyakan dari mereka terbiasa bekerja di lingkungan berisiko tinggi, sehingga pergerakan di sekitar kawah diatur ketat. Aktivitas malam justru lebih ramai karena suhu menurun dan batu-batu sihir di lereng mulai memancarkan cahaya merah alami.
🔮 Trivia & Kejadian Unik
-
Kadang terdengar “napas gunung”, getaran dalam tanah yang terdengar seperti desahan panjang. Warga percaya itu suara roh api penjaga gunung.
-
Batu-batu sihir yang terbentuk alami di sini sering “berpindah posisi” saat malam hari, konon karena energi di dalamnya belum stabil.
-
Beberapa peneliti melaporkan adanya makhluk sihir kecil menyerupai nyala api yang suka meniru suara manusia. Mereka disebut Hidariko, dan cenderung muncul saat ada pendatang baru yang belum terbiasa dengan energi panas gunung.
🌄 Spot Alam yang Asik
-
Kawah Shinku: Kawah utama yang bersinar merah keemasan di malam hari, dikelilingi pagar sihir pelindung. Dari sini terlihat panorama Onogoro yang luas.
-
Lembah Kagerou: Daerah di lembah tengah menuju selatan yang menjadi lokasi hunian non-desa, memiliki aliran air panas alami yang digunakan sebagai pemandian.
-
Onsen Reisen: Pemandian air panas alami yang menjadi tempat peristirahatan populer bagi penyihir dari seluruh Onogoro.
LATAR BELAKANG PROYEK
GUNUNG AOKIBA
(青木場山)
.png)
🗺️ Letak & Akses
Gunung Aokiba terletak di wilayah tengah Pulau Onogoro. Akses transportasi menggunakan kereta kastil terbang dari distrik Chūshin di Takamagahara hingga Stasiun langit Hoshimine di atas Lembah Rekreasi Aokiba, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki untuk melakukan pendakian atau menuju area tertentu. Pemukiman non-desa terletak di lereng tenggara gunung Aokiba. Teleportasi menggunakan rapalan mantra di area ini tidak mengalami kendala dan aman digunakan kapan saja.
Bagi mereka yang merupakan penghuni pemukiman non-desa, portal langsung dari distrik Chūshin tersedia langsung ke pintu gerbang area hunian. Aksesnya dibatasi untuk warga terdaftar dan pegawai pemerintahan.
🌤️ Geografis & Iklim
Gunung Aokiba terkenal dengan hamparan hutan pinus sihir yang menutupi hampir seluruh lerengnya. Udara di sini lembap dan sejuk, dengan kabut tipis yang hampir selalu menggantung di pagi hari. Tanahnya kaya akan zat alami yang memperkuat pertumbuhan pohon-pohon sihir — terutama pinus biru (aoki-matsu), yang kulit kayunya mampu menyerap dan menyalurkan energi magis secara alami. Saat malam, hutan sering berpendar lembut berkat reaksi sihir yang tersimpan di akar pepohonan. Di hutan selatan terdapat Desa Aokiba dan terkhusus di lereng utara, terdapat area salju abadi yang menjadi lokasi dari Desa Yukitsuki.
🌾 Suasana & Kehidupan Komunitas Hunian
Rumah-rumah di sini sebagian besar berbahan kayu sihir dengan rancangan terbuka untuk menyesuaikan suhu pegunungan. Komunitas ini dihuni oleh keluarga seniman kayu, periset sihir ruang, serta warga kota yang memilih kehidupan tenang di pegunungan.
Warga Aokiba dikenal ramah dan berjiwa tenang. Aktivitas utama mereka berlangsung di siang hari — meneliti resonansi kayu, mengelola perkebunan pinus, atau sekadar menikmati udara segar di balkon rumah mereka. Malam hari biasanya digunakan untuk meditasi atau observasi fenomena sihir alami di hutan.
🔮 Trivia & Kejadian Unik
-
Saat awal musim gugur, kabut di lereng Aokiba sering membentuk pola spiral besar di langit, fenomena ini disebut “Aokiba no Nemuri” dan dianggap tanda pohon pinus sedang menyimpan energi.
-
Di musim dingin, butiran salju yang jatuh di lereng tidak mencair di tanah biasa — melainkan diserap oleh akar pohon pinus untuk memperkuat energi sihirnya.
-
Kadang terdengar suara langkah pelan di antara pepohonan meski tak ada siapa pun; warga percaya itu penjaga hutan, roh lama yang melindungi keseimbangan Aokiba.
🏞️ Spot Alam yang Asik
-
Lembah Rekreasi Aokiba: area publik di lembah selatan gunung, tempat warga dan pengunjung menikmati hasil panen magis, memetik buah dan sayuran sihir, atau berkemah di bawah pohon pinus bercahaya. Tempat ini juga digunakan untuk festival tahunan panen hutan.
-
Danau Midorikage: danau kecil di tengah hutan yang permukaannya memantulkan warna hijau tua seperti bayangan pepohonan.
-
Menara Pengamatan Kaze no Tou: bangunan kayu tinggi di puncak bukit, tempat pengunjung bisa melihat seluruh lembah Aokiba tertutup kabut.
LATAR BELAKANG PROYEK
GUNUNG KUROGANE
(黒金山)
.webp)
🗺️ Letak & Akses
Gunung Kurogane terletak di bagian utara Pulau Onogoro, membentuk jajaran pegunungan yang dikenal sebagai Pegunungan Logam Kurogane. Dari distrik Chūshin di Takamagahara, warga dapat menempuh perjalanan menggunakan kereta kastil terbang yang berakhir di Stasiun Tetsuhara — sebuah stasiun bawah tanah dengan dinding berlapis mineral hitam yang berkilau. Dari sana, akses menuju lembah dilakukan melalui kereta sihir bawah tanah yang menembus terowongan alami penuh kilatan logam. Teleportasi menggunakan rapalan mantra ke wilayah ini sangat jarang dipakai karena medan elektromagisnya kerap mengacaukan titik pendaratan.
Bagi mereka yang merupakan penghuni gunung, portal langsung dari distrik Chūshin tersedia langsung ke pintu gerbang area hunian. Aksesnya dibatasi untuk warga terdaftar dan pegawai pemerintahan.
🌤️ Geografis & Iklim
Gunung Kurogane dikenal karena lapisan tanahnya yang kaya akan logam sihir alami. Permukaan tebing dan lembah sering berkilau keperakan saat terkena cahaya bulan, menciptakan pemandangan yang tak biasa — seolah gunung ini terbuat dari baja hidup. Suhu di sekitar lembah stabil, cenderung dingin di pagi hari dan hangat di siang hari berkat reaksi energi logam di bawah permukaan tanah. Sesekali terdengar dentingan halus seperti suara logam saling bersentuhan, terutama saat angin gunung berembus kencang. Di lembah gunung terdapat Desa Kurogane, tempat mayoritas pengrajin logam bermukim.
🌾 Suasana & Kehidupan Komunitas Hunian
Hunian pribadi tersebar di lembah tengah gunung, tidak jauh dari jalur produksi logam sihir alami. Rumah-rumah di sini sebagian besar dibangun dari batu dan logam ringan, dirancang tahan resonansi sihir dan getaran tanah. Penghuni Gunung Kurogane berasal dari berbagai kalangan: pengrajin, insinyur sihir, peneliti metalurgi, hingga pegawai kementerian yang tertarik dengan ketenangan wilayah ini.
Mereka hidup dalam rutinitas yang teratur — pagi diisi suara penempaan, siang hari dengan riset atau kerja di bengkel, dan malam diwarnai cahaya lembut dari mineral bercahaya yang dipasang di sepanjang jalan lembah. Meski terkesan serius, komunitas ini memiliki solidaritas kuat; gotong royong memperbaiki rel trem atau bengkel umum adalah pemandangan biasa.
🔮 Trivia & Kejadian Unik
-
Saat badai sihir terjadi, petir sering kali terserap ke tanah tanpa menimbulkan kerusakan, lalu muncul kembali beberapa jam kemudian dalam bentuk kilau biru di bebatuan — fenomena ini disebut “Nyala Baja” (鋼の灯).
-
Penduduk kadang mendengar gema seperti palu menempa logam di tengah malam, padahal tak ada bengkel yang beroperasi. Konon, itu adalah gema roh para pandai besi lama yang menjaga kestabilan energi logam.
-
Di musim dingin, butiran salju yang jatuh di lembah perlahan berubah warna menjadi abu-abu metalik sebelum menghilang.
🏞️ Spot Alam yang Asik
-
Lembah Tetsukage (鉄影渓谷): lembah utama tempat komunitas hunian berada, terkenal dengan dinding batu berlapis logam yang memantulkan cahaya senja.
-
Gua Rengoku (煉獄洞): gua besar dengan dinding berkilau merah tua, digunakan untuk penelitian logam sihir dan ritual penempaan kuno.
-
Sungai Hagane: sungai kecil yang airnya memiliki kandungan logam tinggi, sering digunakan untuk pendinginan artefak sihir setelah ditempa.
LATAR BELAKANG PROYEK
MORI NO YŪREI
(幽霊の森)
.webp)
🗺️ Letak & Akses
Mori no Yūrei (幽霊の森) terletak di wilayah tengah pulau Onogoro, berbatasan langsung dengan lembah berkabut di barat Gunung Aokiba dan jalur sungai bawah tanah. Aksesnya sangat terbatas, menggunakan kereta kastil terbang tak kasat mata hingga ke stasiun Mori di bibir hutan, setelahnya melewati pos penjaga ilusi. Hanya pemilik izin khusus atau penghuni tetap yang boleh melintas ke dalam wilayah hutan. Teleportasi dengan menggunakan rapalan mantra sepenuhnya dilarang.
Bagi mereka yang merupakan penghuni gunung, portal langsung dari distrik Hōan tersedia langsung ke pintu gerbang area hunian. Aksesnya dibatasi untuk warga terdaftar dan pegawai pemerintahan.
🌤️ Geografis & Iklim
Wilayah hutan ini selalu diselimuti kabut pekat dan memiliki kelembapan tinggi sepanjang tahun. Pepohonan tua tumbuh rapat dengan akar besar yang membentuk terowongan alami. Tanahnya mengandung unsur sihir yang kuat, menyebabkan perubahan bentuk lanskap kecil seperti jalan berpindah atau rute yang “berulang.” Suhu stabil di kisaran sejuk, jarang melebihi 18°C, dengan udara yang terasa “hidup” karena getaran energi sihir di sekitarnya.
🌾 Suasana & Kehidupan Komunitas Hunian
Hunian di Mori no Yūrei berbentuk komunitas tertutup yang tersembunyi di balik kabut permanen, dikenal dengan sebutan Komunitas Yūrei no Sato. Rumah-rumah dibangun mengikuti kontur tanah dan hampir menyatu dengan hutan—atap ditumbuhi lumut, dinding dari kayu gelap, dan penerangan menggunakan lampu sihir berwarna kebiruan. Penghuninya sebagian besar peneliti sihir ilusi, herbalis, dan penyihir ahli yang mencari ketenangan ekstrem.
⚗️ Fenomena & Hal Unik
-
Fenomena Pantulan Jiwa: kabut kadang menampilkan wujud emosional seseorang, membuat banyak penyihir muda tidak tahan tinggal lama.
-
Waktu Berulang: di beberapa area, waktu terasa melingkar; penyihir bisa berjalan 10 menit dan kembali ke titik awal tanpa sadar.
-
Roh Penjaga: entitas kabut yang menjaga batas wilayah, dikenal tidak berbahaya selama tidak diganggu.
-
Bunga Shinkugetsu (真紅月花): bunga merah transparan yang hanya mekar di malam purnama dan mengeluarkan aroma yang memancing ilusi masa lalu.
🏡 Spot Ikonik
-
Danau Cermin Roh (鏡霊湖): permukaannya memantulkan bayangan roh, bukan bayangan fisik.
-
Jalan Kabut (霧路): jalur berubah-ubah yang hanya bisa dilewati dengan lentera penuntun.
-
Kebun Ilusi (幻影園): area penelitian tanaman sihir yang dapat membentuk bentuk hidup dari kabut.
-
Paviliun Senrei (洗霊亭): bangunan kecil untuk meditasi dan pembersihan jiwa dari efek kabut sihir.
LATAR BELAKANG PROYEK
KUROGANE NO MORI
(黒金の森)
.webp)
🗺️ Letak & Akses
Kurogane no Mori (黒金の森) terletak di sisi timur Pegunungan Kurogane. Akses ke hutan ini dijaga ketat karena area tanahnya mengandung konsentrasi logam sihir tinggi yang bisa mengganggu alat sihir biasa. Hanya penambang, pengrajin logam sihir, dan penghuni tetap yang memiliki izin masuk. Karenanya, hanya perjalanan melalui portal eksklusif bagi warga hutan dan pemerintah lah satu-satunya akses masuk yang diperbolehkan. Teleportasi menggunakan rapalan mantra sepenuhnya dilarang.
🌤️ Geografis & Iklim
Hutan ini memiliki karakter unik: batang pepohonannya tampak keperakan, dedaunannya memantulkan cahaya seperti logam tipis, dan sebagian besar tumbuhan mengandung unsur mineral. Tanah di beberapa titik bahkan bersuara nyaring ketika diinjak. Iklimnya kering dan sedikit panas karena panas yang dipantulkan dari tanah logam, namun pada malam hari udara menjadi sejuk dan berat. Saat hujan turun, pepohonan akan mengeluarkan gema halus yang menyerupai bunyi lonceng.
🌾 Suasana & Kehidupan Komunitas Hunian
Komunitas huniannya dikenal sebagai Kurogane Kyōdan (黒金教団) — Rata-rata merupakan kelompok para peneliti dan pandai sihir logam yang hidup berdampingan di tengah hutan. Rumah-rumah mereka dibangun dari campuran kayu dan logam ringan, dengan sistem penangkal korosi sihir di setiap bangunannya.
Warga komunitas ini dikenal tertib dan pendiam, terbiasa bekerja dalam kebisingan tempa dan percikan sihir. Mereka menguasai teknik pemanggangan logam magis dan perawatan familiar berbasis mineral, seperti serigala baja kecil dan burung logam ringan.
⚗️ Fenomena & Hal Unik
-
Hujan Logam: fenomena langka di mana butiran kecil mineral jatuh dari udara, terbentuk akibat kondensasi partikel sihir logam.
-
Resonansi Tanah: pada malam tertentu, tanah bergetar lembut seperti menyanyikan nada dalam; dipercaya sebagai reaksi alam terhadap kadar sihir tinggi.
-
Binatang Berlapis Baja: spesies khas seperti “tetsu nezumi” (tikus baja) dan “hagane tori” (burung baja) hanya hidup di sini.
-
Korosi Balik: sihir non-logam yang digunakan secara berlebihan di dalam hutan bisa berbalik arah, melukai pengguna.
🏡 Spot Ikonik
-
Lembah Tenkaiseki (転鍛谷): tempat penempaan sihir alami, di mana logam dapat “lahir” dari batuan magis setelah terpapar energi bumi selama seratus tahun.
-
Menara Resonansi (共鳴塔): menara penelitian untuk mempelajari getaran logam dan pengaruhnya terhadap sihir pertahanan.
-
Kolam Hagane (鋼池): kolam kecil yang berisi cairan logam alami; airnya berkilau seperti perak cair dan dipercaya bisa memperkuat sihir tubuh.
-
Reruntuhan Tempa Tua: bekas bengkel logam dari era lama, kini menjadi tempat riset arkeologi sihir logam kuno.
LATAR BELAKANG PROYEK
HAKUCHOU NO MORI
(白鳥の森)
.webp)
🗺️ Letak & Akses
Hakuchou no Mori (白鳥の森) terletak di sisi barat laut Pulau Onogoro, hanya sekitar dua kilometer dari Desa Hakuchou. Akses ke hutan ini terbagi dua: kereta kastil terbang dari distrik Chūshin di Takamagahara, dan jalur udara menggunakan burung putih terlatih yang diterbangkan dari menara komunikasi di desa Hakuchou. Hutan ini dijaga ketat oleh unit pelatih hewan magis dan komunitas hunian kecil yang tinggal di dalamnya. Setiap pengunjung wajib melewati pos “Shiratori Gate”, sebuah gerbang batu berukir lambang sayap putih yang menandai batas wilayah magis.
🌤️ Geografis & Iklim
Hutan ini memiliki ekosistem seimbang antara daratan dan rawa ringan, dengan danau-danau kecil yang memantulkan cahaya seperti kaca. Pepohonannya tinggi dan ramping, berdaun pucat kehijauan hingga keperakan, menimbulkan kesan lembut saat diterpa angin. Cuacanya cenderung sejuk dan berkabut tipis di pagi hari, sementara pada sore hari sering muncul fenomena “Feather Drift”, hujan halus bulu putih yang terbentuk dari partikel sihir udara. Suara burung sihir bergema sepanjang hari, dan pada malam hari, cahaya biru samar dari sihir komunikasi masih terlihat di antara pepohonan.
🌾 Suasana & Kehidupan Komunitas Hunian
Komunitas pemukiman non-desa di dalam hutan disebut Hakuchou no Shūdan (白鳥の集団) — kelompok kecil pelatih hewan, peneliti, dan ahli komunikasi sihir yang hidup berdampingan dengan makhluk magis bersayap. Terdapat juga beberapa warga dengan latar belakang lain yang memang ingin bermukim dan menikmati indahnya hutan. Hunian mereka tersebar di antara pepohonan besar, banyak yang menggantung atau dibangun di atas platform kayu tinggi untuk beradaptasi dengan lingkungan udara.
Warganya dikenal tenang, penuh kesabaran, dan memiliki hubungan spiritual kuat dengan hewan sihir. Mereka berkomunikasi melalui bahasa gerak dan nada sihir, bahkan banyak yang bisa menyampaikan emosi tanpa kata. Banyak pejabat atau peneliti dari Takamagahara yang memilih tinggal di sini untuk mencari ketenangan atau memperdalam meditasi sihir komunikasi.
🌙 Fenomena & Hal Unik
-
Feather Drift: partikel sihir udara yang memadat menjadi bulu putih ringan; dipercaya membawa keberuntungan jika jatuh di bahu seseorang.
-
Resonansi Langit: fenomena langka di mana suara burung putih membentuk gelombang sihir yang dapat memperkuat komunikasi jarak jauh.
-
Burung Roh Shiratori: entitas magis berbentuk angsa putih yang dipercaya menjaga keseimbangan sihir antara langit dan darat.
-
Zona Hening: area di tengah hutan di mana semua suara lenyap sepenuhnya; digunakan untuk latihan konsentrasi dan komunikasi batin dengan hewan sihir.
🏡 Spot Ikonik
-
Kolam Hanekawa (羽川池): kolam alami tempat burung putih sering berkumpul; airnya dipercaya menenangkan pikiran dan memperkuat empati sihir.
-
Padang Sora (空野): hamparan rumput tinggi di tepi hutan tempat pelatihan penerbangan hewan magis dan simulasi komunikasi udara.
-
Rumah Daun Perak (銀葉の家): rumah komunitas pusat tempat warga berkumpul, bertukar pesan dari hewan sihir, dan mengadakan ritual tahunan penghormatan pada burung Shiratori.
LATAR BELAKANG PROYEK
SHINKAI NO MORI
(深海の森)
.webp)
🗺️ Letak & Akses
Shinkai no Mori (深海の森) terletak di dataran rendah barat Pulau Onogoro, di wilayah yang berbatasan langsung dengan aliran Sungai Hoshigawa. Akses menuju hutan ini umumnya dilakukan menggunakan kereta kastil terbang dari Chūshin di Takamagahara menuju gerbang di tepi hutan, dilanjutkan dengan perahu kecil melalui jalur air yang berliku di antara pepohonan raksasa. Ada pula jalur darat dari arah Desa Mizukusa, namun hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau menggunakan hewan pengangkut. Di pintu masuk hutan terdapat Gerbang Shinkai, gapura batu berlumut dengan aliran air yang mengucur perlahan di kedua sisinya—menandai peralihan ke wilayah sihir air yang pekat. Teleportasi menggunakan rapalan mantra di area ini tidak mengalami kendala dan aman digunakan kapan saja.
Bagi mereka yang merupakan penghuni hutan, portal langsung dari distrik Chūshin tersedia langsung ke gerbang area hunian. Aksesnya dibatasi untuk warga terdaftar dan pegawai pemerintahan.
🌤️ Geografis & Iklim
Shinkai no Mori merupakan hutan lembap yang nyaris selalu diselimuti kabut air tipis. Tanahnya becek dan dipenuhi akar-akar besar yang tergenang air dangkal. Pemandangan khasnya adalah pepohonan tinggi berlumut dengan daun biru kehijauan, serta kolam kecil berisi cahaya sihir alami yang memantul di permukaan air. Iklim di sini stabil, cenderung sejuk dan basah sepanjang tahun, dengan curah hujan tinggi yang tidak pernah benar-benar berhenti. Fenomena sihir air sering terlihat, seperti butiran hujan yang membeku di udara beberapa saat sebelum jatuh, atau ikan sihir yang melayang seolah berenang di antara embun.
🌾 Suasana & Kehidupan Komunitas Hunian
Komunitas hunian di sini dikenal sebagai Mizu no Shūdan (水の集団), kelompok kecil penyembuh, ahli ramuan, dan peneliti tanaman herbal yang hidup berdampingan dengan makhluk air. Rumah-rumah mereka dibangun di atas panggung kayu atau akar besar pohon, dengan jembatan kayu menghubungkan tiap tempat tinggal. Banyak yang menggantung lentera biru yang menyala lembut di malam hari, menciptakan suasana seperti desa kecil di bawah laut.
Warganya dikenal kalem, berwawasan luas, dan sangat menghargai kesunyian. Mereka memiliki tradisi berbicara perlahan karena percaya suara keras dapat mengganggu keseimbangan air sihir. Beberapa di antara mereka bekerja untuk Mahoutokoro atau Kementerian Sihir sebagai ahli ramuan langka, sementara lainnya hanya memilih hidup tenang di antara kabut dan genangan air.
🌙 Fenomena & Hal Unik
-
Hujan Terbalik: fenomena ketika tetes air naik ke udara selama beberapa menit akibat fluktuasi energi sihir air.
-
Cahaya Shinkai: sinar biru kehijauan yang muncul di kolam terdalam hutan pada malam bulan purnama; dipercaya sebagai energi murni air sihir.
-
Makhluk Semi-Aquatic “Aosame”: sejenis hewan sihir mirip salamander besar yang dapat memurnikan air kotor dengan napasnya.
🏡 Spot Ikonik
-
Kolam Shinkai (深海池): kolam terbesar di tengah hutan, tempat tumbuhnya tanaman herbal air legendaris yang hanya dapat dipanen sekali dalam setahun.
-
Menara Akar (根塔): struktur alami dari akar pohon raksasa yang menjulang ke langit; digunakan warga untuk mengamati kondisi sihir air.
-
Pondok Nami (波の庵): rumah pusat penelitian herbal dan ramuan penyembuh, terbuka bagi siapa pun yang datang dengan tujuan belajar.
-
Jembatan Embun (露橋): jembatan kayu panjang di atas rawa; konon jika kau berjalan di atasnya tanpa membuat suara langkah sedikit pun, keinginanmu akan terkabul.
LATAR BELAKANG PROYEK
DANAU SEIRYU
(青龍湖)
%20(1).webp)
🗺️ Letak & Akses
Berada di wilayah barat Pulau Onogoro, di antara Desa Mizukusa dan Hutan Shinkai. Dapat diakses melalui jalur air kecil menggunakan perahu apung sihir yang terhubung ke Sungai kecil di Mizukusa atau lewat jalan batu dari arah hutan. Teleportasi menggunakan rapalan mantra bisa dilakukan, namun dilarang tanpa izin otoritas lokal, sebab arus air di area ini memiliki resonansi sihir yang unik — bila salah perhitungan, penyihir dapat muncul di tengah sungai atau bahkan di bawah air.
Bagi mereka yang merupakan penghuni danau, portal langsung dari distrik Chūshin tersedia langsung ke gerbang area hunian. Aksesnya dibatasi untuk warga terdaftar dan pegawai pemerintahan.
🌤️ Geografis & Iklim
Danau luas dengan air sebening kaca dan dasar yang berkilau kebiruan karena partikel sihir alami. Iklimnya lembap dan sejuk, sering diselimuti kabut pagi yang tipis. Curah hujan tinggi, namun suhu air stabil, menjadikannya tempat ideal bagi makhluk sihir air.
🌾 Suasana & Kehidupan Komunitas Hunian
Warga pemukiman di tepi danau sebagian besar terdiri atas peneliti herbal air, ahli sihir air, dan pembuat ramuan. Hunian mereka berupa rumah terapung atau bangunan kayu di atas tiang, dikelilingi jaring-jaring energi pelindung dari roh air. Aktivitas harian berjalan tenang, namun disiplin; setiap penghuni terikat aturan menjaga kemurnian danau dan tidak boleh menyalurkan sihir berlebihan ke air.
🔮 Fenomena Unik
-
Dikatakan pada malam bulan purnama, bayangan naga biru kadang terlihat melintas di bawah permukaan air — dipercaya sebagai roh penjaga danau.
-
Beberapa penyihir air pernah melaporkan suara nyanyian samar dari tengah danau, konon berasal dari makhluk semi-aquatic yang hanya muncul saat hujan deras.
-
Energi magis di dasar danau sangat kuat; penyihir yang menyelam tanpa perlindungan bisa kehilangan kesadarannya karena resonansi sihir.
🏡 Spot Ikonik
-
Kuil Seiryu: tempat upacara pemurnian air dan penghormatan pada roh naga biru.
-
Dermaga Kabut: titik pandang tenang yang sering digunakan komunitas untuk meditasi dan latihan kendali sihir air.
-
Terumbu Biru: bagian dangkal di tengah danau yang memantulkan cahaya biru lembut pada malam hari, menjadi simbol keindahan dan bahaya tersembunyi danau ini.
LATAR BELAKANG PROYEK
DANAU KOGANE
(黄金湖)
.webp)
🗺️ Letak & Akses
Terletak di wilayah utara Pulau Onogoro, di kaki barat Pegunungan Kurogane (黒金山). Akses ke danau ini dimulai dengan jalur yang sama dengan Gunung Kurogane, selanjutnya dari Stasiun Tetsuhara melewati jalan setapak berbatu dari lembah Kurogane atau jalur sihir udara yang digunakan oleh para peneliti alkimia. Karena kandungan sihirnya tinggi, area ini tergolong terbatas dan hanya bisa dimasuki oleh mereka yang memiliki izin dari otoritas sihir lokal. Teleportasi menggunakan rapalan mantra diperbolehkan namun dengan izin.
Bagi mereka yang merupakan penghuni danau, portal langsung dari distrik Chūshin tersedia langsung ke gerbang area hunian. Aksesnya dibatasi untuk warga terdaftar dan pegawai pemerintahan.
🌤️ Geografis & Iklim
Danau ini terkenal dengan permukaannya yang berkilau keemasan, terutama saat matahari terbit dan terbenam. Cahaya itu berasal dari mineral magis berwarna emas yang terlarut dalam air, sisa endapan aktivitas magma sihir dari Gunung Kurogane. Iklimnya hangat di siang hari, namun udara bisa sangat dingin menjelang malam karena pantulan energi mineral.
🌾 Suasana & Kehidupan Komunitas Hunian
Komunitas kecil di sekitar danau ini sebagian besar terdiri dari ahli alkimia, peneliti mineral sihir, dan pembuat artefak. Rumah-rumah mereka berdiri agak jauh dari tepi air, terbuat dari batu ringan yang tahan sihir panas. Hunian di sini tidak padat — hanya beberapa puluh keluarga yang menetap, dan mereka hidup dalam aturan ketat menjaga keseimbangan unsur magis air dan tanah di sekitar danau. Aktivitas harian mereka berpusat pada riset, ekstraksi bahan ramuan, dan eksperimen alkimia berskala kecil.
🔮 Fenomena Unik
-
Dikatakan jika seseorang menatap danau terlalu lama pada malam hari, refleksi wajahnya perlahan berubah menjadi logam.
-
Semburan cahaya emas kadang muncul di tengah danau tanpa sebab jelas; beberapa percaya itu manifestasi dari “roh mineral” yang menjaga danau.
-
Air danau tidak bisa dibawa keluar dari wilayahnya — begitu melewati batas magis sekitar danau, cairan itu akan menguap, meninggalkan debu logam halus.
-
Selama badai petir, permukaan danau menjadi medan kilat sihir, menciptakan pemandangan berbahaya sekaligus menakjubkan.
🏡 Spot Ikonik
-
Menara Alkimia Kogane: pusat riset tertua di sekitar danau, berdiri di atas tanjung kecil yang menghadap langsung ke air berkilau.
-
Teras Emas: dataran tinggi kecil di tepi selatan danau yang digunakan untuk meditasi dan pengujian stabilitas energi logam.
-
Sumber Air Kogane: titik mata air panas magis yang mengeluarkan uap berwarna keemasan — dipercaya mampu memulihkan energi magis jika digunakan dengan benar.
LATAR BELAKANG PROYEK
SUNGAI HOSHIGAWA
(星川)
.webp)
🗺️ Letak & Akses
Sungai Hoshigawa merupakan salah satu dari dua sungai besar di Onogoro, mengalir dari lereng utara Pegunungan Aokiba, melintasi wilayah tengah Pulau Onogoro hingga bermuara ke barat daya, dekat dataran Mizukusa, selanjutnya menuju pesisir barat dan bermuara di laut. Jalurnya panjang dan berkelok. Akses paling umum adalah melalui Stasiun langit Hoshimine di lembah selatan Gunung Aokiba, lalu dilanjutkan dengan kereta kecil menuju tepi sungai bagian tengah yang merupakan pemukiman tepian sungai. Area hulu sungai bersifat terbatas dan hanya bisa dimasuki peneliti atau penyihir dengan izin resmi. Teleportasi menggunakan rapalan mantra di area ramah publik tidak mengalami kendala dan aman digunakan kapan saja.
Bagi mereka yang merupakan penghuni tepian sungai, portal langsung dari distrik Chūshin tersedia langsung ke gerbang area hunian. Aksesnya dibatasi untuk warga terdaftar dan pegawai pemerintahan.
🌤️ Geografis & Iklim
Air Sungai Hoshigawa berkilau kebiruan di malam hari, seolah memantulkan cahaya bintang. Fenomena ini berasal dari partikel sihir langit — residu energi bintang jatuh yang terbawa arus dari hulu gunung. Iklim di sepanjang sungai sejuk, terutama di malam hari, dengan kabut tipis yang sering turun di musim semi. Karena kandungan sihirnya tinggi, air sungai ini tidak membeku meskipun suhu di sekitar bisa sangat rendah.
🌾 Suasana & Kehidupan Komunitas Hunian
Komunitas kecil yang tinggal di sepanjang tepian tengan sungai hidup dengan ritme yang tenang dan penuh keteraturan. Sebagian besar adalah penangkap ikan magis, pengrajin jaring sihir, dan penjaga aliran energi. Banyak juga keluarga penyihir dari Takamagahara yang memilih menetap di sini untuk suasana malam yang damai. Hunian mereka biasanya berupa rumah kayu dengan lampion sihir yang berpendar lembut setiap malam, menciptakan pemandangan seperti deretan bintang di darat.
✨ Fenomena Unik
-
Saat bulan purnama, air sungai berubah jernih seperti kaca dan memperlihatkan “bayangan langit lain” di bawah permukaannya — banyak yang percaya itu refleksi dunia bintang.
-
Dikatakan ada ikan berbentuk manusia yang hanya muncul saat hujan meteor; mereka tidak berbahaya, tapi menatap mata mereka terlalu lama bisa membuat seseorang tersesat dalam ilusi.
-
Warga setempat percaya bahwa jika seseorang menaburkan bunga di sungai sambil menyebutkan keinginannya, arus bintang akan membawanya ke langit, dan jika beruntung, keinginan itu akan “didengar”.
🏡 Spot Ikonik
-
Wisata Pemancingan Sungai Hoshigawa: fasilitas publik terkenal di tepi barat sungai. Pengunjung bisa memancing ikan magis bercahaya menggunakan kail sihir khusus.
-
Jembatan Hoshime (星目橋): jembatan batu tua yang menjadi titik favorit untuk melihat arus cahaya di malam hari.
-
Taman Langit Tercermin (映空庭): area terbuka di tepi sungai tempat banyak warga bermeditasi atau sekadar menikmati refleksi bintang di air.
LATAR BELAKANG PROYEK
SUNGAI KIRIGAWA
(霧川)
.webp)
🗺️ Letak & Akses
Sungai Kirigawa merupakan salah satu dari dua sungai besar di Ongogoro, berawal dari kawasan lembap gunung Shinku, kemudian mengalir menembus hutan dan lembah hingga mencapai wilayah tengah Onogoro, melintas jauh hingga pesisir Takamagahara, sebelum akhirnya bermuara laut.
Warga dapat menyeberang atau melakukan perjalanan menggunakan perahu sihir kabut (霧舟, Kirifune) — transportasi khas yang beroperasi tanpa dayung, meluncur di atas air mengikuti arus energi sihir sungai. Tidak ada jalur transportasi khusus untuk menuju sungai ini, dapat dengan bebas menggunakan teleportasi rapalan mantra, namun pastikan dirimu tahu betul lokasi yang ingin dituju, karena kabut di sungai seringkali membuat tersesat dan mengganggu aliran sihir ruang.
Bagi mereka yang merupakan penghuni tepian sungai, portal langsung dari distrik Chūshin tersedia langsung ke gerbang area hunian. Aksesnya dibatasi untuk warga terdaftar dan pegawai pemerintahan.
🌤️ Geografis & Iklim
Kirigawa hampir selalu diselimuti kabut tebal berwarna kebiruan yang tidak pernah benar-benar menghilang, bahkan di musim panas. Kabut ini bukan alami, melainkan manifestasi dari partikel sihir air dan angin yang berputar konstan di sepanjang aliran sungai.
Iklim di sekitarnya cenderung lembap dan sejuk. Suara gemericik air bercampur kabut tipis menciptakan suasana tenang, tapi bagi mereka yang tidak terbiasa, mudah kehilangan arah tanpa panduan sihir navigasi.
🌾 Suasana & Kehidupan Komunitas Hunian
Penduduk di tepian sungai Kirigawa hidup dengan pola sederhana — sebagian besar bekerja sebagai nelayan, penjaga arus, pengemudi perahu sihir, pembuat tali kabut, dan penyuling air suci Kirigawa yang dipercaya dapat memperkuat fokus magis.
Rumah-rumah di sini terbuat dari kayu ringan dan batu lembap, beratap lumut sihir yang menyerap embun pagi. Suasana siang hari tampak redup karena kabut, namun malamnya bercahaya lembut — karena partikel sihir di udara memantulkan cahaya lampu rumah, menciptakan efek seperti bintang yang menari di udara rendah.
✨ Fenomena Unik
-
Kadang terdengar suara perahu tanpa awak yang lewat di malam berkabut pekat. Banyak warga percaya itu kirifune milik arwah para pelaut sihir yang hilang di masa lampau.
-
Di beberapa titik, kabut Kirigawa mampu memantulkan memori orang yang lewat, membuat pengunjung seolah melihat bayangan diri mereka sendiri dalam versi masa lalu.
-
Warga jarang berteriak di tepi sungai, karena dipercaya suara keras dapat “memanggil kabut hidup”, entitas magis yang suka meniru manusia dan menyesatkan mereka.
🏡 Spot Ikonik
-
Pelabuhan Kabut Kirigawa (霧港): dermaga utama bagi perahu sihir penghubung antar-desa. Suasana di sini selalu temaram, dengan lentera mengambang di udara.
-
Menara Suara (声塔): menara sihir kuno yang digunakan untuk mengirim pesan melalui gelombang kabut. Hanya bisa diakses oleh penyihir bersertifikat komunikasi magis.
-
Jalur Kabut Tengah (中霧道): jalur perahu favorit wisatawan yang ingin menikmati perjalanan diam melintasi kabut berwarna biru muda, terutama di malam bulan sabit.
